Sama-sama hengkang dari pabrikan Jepang ke Ducati, nasib Marc Marquez dan Valentino Rossi ternyata punya perbedaan.
Rossi pindah ke Ducati dan berada di sana hanya untuk dua musim saja, yakni tahun 2011 dan 2012. Itu pun merupakan tahun terburuk The Doctor dalam sejarah kariernya di MotoGP.
Melansir dari situs resmi MotoGP, Valentino Rossi bersama Ducati hanya menduduki peringkat ketujuh di musim pertamanya dan peringkat keenam di musim kedua.
Beda lagi dengan Marc Marquez, Marc memilih untuk mengakhiri tren negatifnya di Honda dam bergabung dengan Ducati pada tahun lalu (bersama tim satelit Ducati, Gresini Racing) untuk kembali menemukan gairah balapnya yang sempat hilang.
Belum ada satu tahun, Marc sudah mampu beradaptasi dengan sangat baik dengan Desmosedici GP23, bahkan telah diresmikan sebagai pembalap pabrikan di musim keduanya nanti.
Dari sini jelas terlihat bagaimana perbedaan karier Marquez dan Rossi saat bergabung dengan Ducati. Marc datang dan meraih kejayaan kembali, sedangkan Valentino Rossi sebaliknya.
Sebenarnya tidak hanya Valentino Rossi, Jorge Lorenzo juga mengalami hal yang sama. Akan tetapi, hal ini kemudian berlanjut ke persoalan gelar.
Gelar Valentino Rossi di kelas utama berjumlah 7, sedangkan Marc Marquez kini sudah mengantongi 6 gelar. Itu artinya, tinggal satu langkah lagi, Marc bisa menyamai rekor Sang Idola.
Dengan kepindahannya ke Ducati musim depan, itu berpotensi memudahkan jalan Marc Marquez untuk mendapat gelar juara dunia ketujuhnya, atau mungkin lebih banyak karena di usia yang ke-32 tahun ini, Marc terbukti masih sangat kompetitif.
Di sisi lain, Rossi datang ke Ducati di waktu yang kurang tepat, saat itu Ducati belum sekuat sekarang. Sedangkan Marc datang saat Ducati sedang jaya-jayanya.
Kisah antara Marc Marquez dan Valentino Rossi memang akan selalu menarik untuk dibahas, hubungan keduanya bermula dengan sangat manis, yakni sebagai idola dan penggemar.
Namun, karena persaingan di lintasan ditambah dengan penggemar yang saling menjatuhkan, membuat hubungan keduanya agak memanas.
Lantas, apakah mungkin Marc Marquez akan menyamai gelar Valentino Rossi musim depan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026
-
4 Tips Jalani Ramadan versi Slow Living: Kurangi Drama, Perbanyak Makna
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
Artikel Terkait
Hobi
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
Terkini
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok
-
Mudik Jalur Sabar: Tutorial Gak Emosi Pas Macet Demi Sepiring Opor Ibu
-
4 Sheet Mask Korea Tea Tree untuk Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan Iritasi
-
Doogee Fire 7 Pro vs Doogee Fire 7 Ultra: Mana yang Lebih Unggul?
-
Keresahan Sarjana Pendidikan: Haruskah Jurusan Menjadi 'Penjara Profesi'?