Jack Miller mengaku 'tidak tertarik' menjalin kerja sama dengan tim baru di musim depan jika performanya masih begini-begini saja.
Seperti yang kita tahu, dalam tujuh seri pertama, pembalap KTM ini hanya sekali finis di 10 besar, yakni di GP Portugal dan kini dia hanya menduduki peringkat ke-16 dengan 27 poin.
"Jelas, saya tidak tertarik untuk menandatangani kertas apa pun dengan hasil yang saya dapatkan sejauh ini," ungkap Miller, dilansir dari laman motorsport.
Dengan kondisi yang saat ini, fokus Miller untuk sementara waktu adalah mencoba memperbaiki performanya demi mendapat hasil yang lebih baik. Jika performanya semakin bagus, setidaknya itu bisa membantu dalam pencarian tim untuk musim depan.
"Seperti yang saya katakan, saya tidak tertarik untuk menandatangani kontrak saat ini. Saya lebih suka mendapatkan hasil yang lebih baik untuk mencoba dan membantu diri saya sendiri sedikit lebih banyak," lanjutnya.
Pembalap asal Australia tersebut sudah dipastikan tidak mendapat kursi di timnya yang saat ini, dua tim yang diluncurkan oleh KTM sudah terisi oleh 4 pembalap. Posisinya sendiri telah digantikan oleh Pedro Acosta, rider muda yang baru saja naik ke kelas utama musim ini.
Beberapa waktu lalu memang sempat beredar rumor bahwa Miller akan bertukar tempat dengan Acosta, dengan demikian Miller akan pindah ke Tech3 musim depan.
Dia juga tidak merasa keberatan jika harus bertukar posisi karena itu akan memberinya waktu lebih banyak untuk membalap bersama KTM.
Sayangnya, saat ini kursi di tim kedua KTM tersebut juga sudah penuh, di mana Enea Bastianini dan Maverick Vinales diboyong sekaligus untuk mengisi kekosongan tersebut.
Tampaknya KTM sendiri memang sedang menyusun strategi untuk memperbesar kemungkinan mereka meraih gelar juara dunia musim depan, sehingga menargetkan pembalap-pembalap yang handal. Miller dengan performanya yang tak cukup bagus tentu tidak masuk ke dalam kriteria mereka.
Mungkin jika Miller bisa memperbaiki performanya di sisa seri yang ada, dia akan mendapat satu kursi di tim-tim satelit yang masih membuka banyak opsi.
Baca Juga
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Artikel Terkait
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!