Miguel Oliveira adalah salah satu pembalap MotoGP yang sempat disorot penampilannya selama MotoGP Jerman 2024 lalu, bagaimana tidak? Rider Trackhouse Racing ini mematahkan ekspektasi semua orang dengan tampil memukau sejak hari Jumat.
Mulai dari sesi free practice 1, Oliveira berhasil menduduki P4. Kemudian di sesi practide, dia naik ke posisi tiga di bawah Jorge Martin dan rekan sesama Aprilia-nya, Maverick Vinales.
Memasuki sesi free practice 2, rider asal Portugal ini berhasil mencatatkan waktu terbaik dan menempati P1. Tren positif ini masih berlanjut hingga ke sesi kualifikasi, di mana Oliveira berhasil mengamankan posisi start di front row, tepatnya P2, bersama rekan setimnya, Raul Fernandez di P3.
Tidak berakhir di situ, penampilan Oliveira di sesi sprint race juga patut diacungi jempol. Dia bersaing di barisan depan bersama Pecco Bagnaia dan Jorge Martin.
Meskipun sempat merosot ke P3, di putaran keempat dia berhasil mengambil alih posisi runner up dan mengamankannya hingga balapan usai. Ini menjadi podium pertama bagi Oliveira dan Trackhouse di musim 2024.
Sayangnya, semua berubah saat sesi balap utama dimulai. Miguel Oliveira masih sempat mengamankan P2 di putaran awal, tapi seiring berjalannya balapan dia mulai kehilangan kendali hingga akhirnya hanya mampu finis di P6.
Melansir dari laman Crash, Oliveira mengungkapkan bahwa balapan di Sachsenring itu merupakan tantangan baginya karena harus menghadapi pembalap-pembalap Ducati.
"Ini merupakan tantangan nyata yang pertama kali saya hadapi dalam balapan panjang. Kami tidak punya cukup tenaga untuk menghadapi Ducati hari ini, kecepatan dan tingkat cengkeraman mereka berbeda," katanya.
Setelah menjalani akhir pekan dengan catatan yang sangat baik, tentu agak disayangkan di mana performa Oliveira jadi 'melempem' saat tampil untuk balapan utama.
Kendati demikian, secara keseluruhan rider tersebut mengaku bahwa ini merupakan akhir pekan yang hebat karena mereka bisa tampil dengan sangat kompetitif mulai dari sesi free practice, practice, kualifikasi, hingga sprint race.
Jangan lupa juga bahwa Oliveira telah berhasil start dan finis di depan pembalap Aprilia pabrikan, Maverick Vinales. Sebuah hasil yang sangat patut diapresiasi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Artikel Terkait
-
Brother Goals! 2 Kakak Adik Ini Bisa Naik Podium MotoGP Secara Bersamaan
-
Raul Fernandez Ganti Motor di MotoGP Silverstone, Makin Gacor atau Kendor?
-
Rp 500 M Potensi MotoGP Mandalika, Orientasi 2025 Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
Marc Marquez Tolak Set Up Motor Jelang Balapan MotoGP Jerman 2024, Kenapa?
-
Cemerlang! Ini Pencapaian Jorge Martin Sebelum Jatuh di MotoGP Jerman 2024
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik