Barisan suporter setia Timnas Indonesia bakal kembali dimanjakan dengan gelaran Piala AFF U-19 yang bergulir di bulan Juli 2024 ini.
Dilansir dari laman aseanfootball.org, pentas sepak bola kelompok umur 19 tahun regional Asia Tenggara tersebut bakal memulai kick-off nya pada Rabu, 17 Juli 2024.
Itu artinya, gelaran ini bahkan hanya berjarak sekitar dua pekan saja jika dihitung dari laga terakhir gelaran Piala AFF U-16 yang dimainkan oleh Thailand dan Australia pada 3 Juli 2024 lalu.
Sebuah rentang waktu yang tentunya tak terlalu panjang untuk dinantikan oleh para pencinta Timnas Indonesia untuk kembali bisa menyaksikan aksi-aksi terbaik para pemain Garuda Muda.
Sama halnya dengan gelaran Piala AFF U-16, turnamen Piala AFF U-19 edisi 2024 ini pun juga diselenggarakan di Indonesia.
Namun yang menjadi pembeda adalah, jika Piala AFF U-16 dimainkan di Surakarta, Jawa Tengah, maka untuk turnamen kakak tingkat mereka, yakni Piala AFF U-19 ini dimainkan di Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia yang tergabung di grup A tak perlu menunggu pergantian hari untuk langsung turun bertanding.
Dari laman jadwal aseanfootball, anak asuh coach Indra Sjafri tersebut langsung akan bermain di hari pertama, tanggal 17 Juli 2024 melawan Filipina, di Stadion Gelora Bung Tomo yang menjadi kebanggaan Arek-arek Surabaya khususnya dan warga Jawa Timur pada umumnya.
Selain bertarung melawan Filipina, Timnas Indonesia yang tergabung di grup A juga nantinya akan berjibaku melawan Kamboja pada tanggal 20 Juli 2024, dan Timor Leste di pertandingan terakhir fase penyisihan grup pada 23 Juli 2024 nanti.
Sementara itu, delapan pesaing Timnas Indonesia lainnya di turnamen Piala AFF U-19 edisi kali ini, terbagi menjadi dua grup lainnya, grup B berkomposisikan Laos, Vietnam, Myanmar dan Australia, serta grup C yang beranggotakan Malaysia, Thailand, Singapura dan Brunei Darussalam.
Seperti halnya gelaran Piala AFF U-16 lalu yang membagikan empa jatah tiket babak semifinal kepada tiga juara grup dan satu runner-up terbaik, Piala AFF U-19 ini pun mengimplementasikan format yang sama.
Jadi nantinya, tim pemuncak klasemen dari tiga grup tersebut bakal langsung lolos ke fase empat besar, sementara tiga tim yang menduduki posisi runner-up, akan ditentukan satu perwakilan terbaik untuk menggenapi empat tim semifinalis gelaran.
Kira-kira, Timnas Indonesia U-19 bakal melangkah sejauh apa ya di turnamen ini? Bisa menjadi juara atau tidak ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Filipina di Piala AFF U-19 2024 Malam Ini, Jens Raven Starter?
-
Sudah Tak Dipanggil Shin Tae-yong, Kini Elkan Baggot Bisa Makin 'Diparkir' Usai Ipswich Town Gaet Bek Baru
-
Sisi Lain Nathan Tjoe-A-On yang Jarang Diketahui: Kalem di Timnas Indonesia, 'Liar' di Klub
-
Tak Hanya Berkualitas, Jay Idzes Juga Pantas untuk Jadi Role Model Pemain Timnas Indonesia
-
Alami Kenaikan Harga Pasaran, Rizky Ridho Memang Layak untuk Mendapatkannya!
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan