Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mengaku senang atas kemenangan yang diraih oleh pembalap Ducati Lenovo, Enea Bastianini, pada GP Inggris 2024 kemarin (04/08/24).
Kemenangan Enea Bastianini di Silverstone memang masih menyisakan kesan tersendiri bagi para pencinta MotoGP, pasalnya bukan hanya soal menang back to back di balapan Sabtu dan Minggu, tetapi juga dampak yang ditimbulkan dengan kembalinya 'The Beast' setelah mengalami musim yang sulit tahun lalu.
Salah satunya adalah efek bagi timnya saat ini, yakni Ducati pabrikan, yang telah memutuskan untuk melepas Enea tahun depan.
Terkait hal yang beberapa hari terakhir jadi perbincangan ini, Gigi Dall'Igna pun turut memberikan komentarnya. Dall'igna mengatakan bahwa dia senang atas apa yang dicapai Bastianini pada balapan pekan lalu.
"Saya sangat senang untuknya," ujar Dall'Igna, dilansir dari laman GPOne, pada 05 Agustus 2024.
Raut kebahagiaan terpancar dari wajah pria berusia 58 tahun ini saat menghampiri Bastianini di parc ferme, usai balapan GP Inggris dilangsungkan.
Di sisi lain, Gigi Dall'Igna juga mengaku siap menerima kritikan atas keputusannya melepas Enea Bastianini musim depan dan menggantikannya dengan sosok Marc Marquez.
"Sayangnya, kami harus memilih satu dari tiga pembalap (Enea, Martin, Marquez), tetapi sebenarnya semua pantas untuk masuk dalam tim pabrikan. Seperti yang sudah saya katakan, itu adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat dari sudut pandang profesional dan olahraga. Saya di sini untuk menerima kritikan sebagaimana mestinya," tambahnya.
Melihat performa Enea dengan Marquez saat ini, sekilas Ducati memang terlihat rugi besar. Semakin jelas karena Enea yang tampil semakin impresif, bahkan sampai menyapu bersih kemenangan di GP Inggris.
Akan tetapi, perlu diingat juga bagaimana penampilan Marc Marquez yang baru sepuluh seri memegang motor Ducati dan langsung bisa bangkit dari keterpurukan. Meskipun performa Marc masih mengalami pasang surut, bukan berarti dia lebih buruk dibandingkan Enea.
Apalagi selama ini Marc selalu menjadi pembalap GP23 terdepan, posisinya di klasemen juga pernah berada di atas Enea. Jadi, penampilan keduanya saat ini tidak bisa dijadikan acuan untuk mengatakan bahwa Ducati telah mengalami kerugian dengan tidak memilih salah satunya.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
Artikel Terkait
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi
-
Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental
-
Indonesia Butuh Industri Alat Kesehatan, Bukan Sekadar Pasar Impor
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Saat Kemiskinan Merampas Kebebasan Cinta