Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Australia yang berakhir imbang, ternyata semakin mempertegas tuah yang dibawa oleh Jay Idzes untuk Pasukan Garuda. Bagaimana tidak, semenjak kehadirannya membersamai Timnas Indonesia, pemain yang kini memperkuat Venezia di pentas Liga Italia Serie A tersebut selalu sukses menghindarkan timnya dari kekalahan.
Dengan kata lain, semenjak Jay Idzes melakoni debutnya bersama Timnas Indonesia, Pasukan Merah Putih tak pernah tersentuh satu kali pun kekalahan jika dirinya dimainkan.
Tentunya hal ini menjadi sebuah hal yang unik. Pasalnya, tuah kehadiran Jay Idzes benar-benar tak pandang bulu, mau siapapun lawannya, mereka selalu tak bisa membawa Indonesia terjerembab dalam kekalahan karena kehadirannya.
Fakta ini tentunya sangat membanggakan. Karena jika kita melihat perjalanan karir Jay Idzes bersama Timnas Indonesia, sang pemain seolah selalu membawa tuah tersendiri. Berkaca dari data yang ada di laman Transfermarkt, Jay Idzes tercatat telah memainkan lima laga bersama Timnas Indonesia.
Lawan-lawan yang dihadapi pun relatif berbeda level. Selain deretan lawan yang berasal dari kawasan Asia Tenggara seperti Vietnam dan Filipina, dalam dua laga terakhir Jay Idzes juga berhadapan dengan negara-negara sepak bola kelas wahid di benua Asia seperti Arab Saudi dan Australia.
Dari lima laga tersebut, Jay Idzes sukses membawa Indonesia menuai tiga kali kemenangan (2 kali melawan Vietnam dan satu kali melawan Filipina), serta dua hasil imbang saat bertarung melawan Arab Saudi dan Australia.
Terlihat tak pandang lawan bukan? Mau lawannya level ASEAN maupun Asia, semuanya seolah diharamkan untuk menang dari Indonesia ketika Jay Idzes turut bermain di dalamnya.
Lebih uniknya lagi adalah, semenjak melakoni debut bersama Timnas Indonesia pada 21 Maret 2024 lalu, Jay Idzes melewatkan satu pertandingan yang dijalani oleh Pasukan Garuda. Pada tanggal 6 Juni 2024, Jay Idzes tak dipasang oleh coach Shin ketika Indonesia berjumpa dengan Irak di ronde kedua kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dan hasilnya, pada laga tersebut, Indonesia dikandaskan oleh Tim Singa Mesopotamia dengan skor 0-2, meskipun mereka bermain di kandang sendiri.
Nah, lho? Apakah ini benar karena Indonesia saat itu tak mendapatkan tuah karena absennya Jay Idzes? Apapun itu, yang jelas usai menahan Australia yang merupakan kontributor tetap Piala Dunia dari kawasan Asia, Jay Idzes masih menjaga rekor manis kehadirannya bersama Timnas Indonesia.
Semoga saja tuah dan catatan manis Jay Idzes bersama Timnas Indonesia ini terus berlanjut ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kembali Masuk Daftar Panggil, Akankah Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Tak Hanya Comeback, Provisional Skuat Garuda Juga Dihiasi Deretan Pemain Debutan!
-
Piala Dunia 2026 dan Negara Tuan Rumah Penyelenggara Turnamen yang Problematik
-
Bukan Hanya Emil, Sinar Kevin Diks Juga Bikin para Penggawa Asia Jadi Insecure di Bundesliga
-
Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner
Artikel Terkait
-
Tinggalkan Jepang, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Kevin Diks Kirim Kode Lagi usai Timnas Indonesia Tahan Imbang Australia
-
Naik MRT demi Nonton Timnas Indonesia, Aura Jennifer Bachdim Curi Fokus
-
Dari 2 Laga Timnas, Kita Sadar Bahwa Maarten Paes Memang Layak untuk Diperjuangkan PSSI
-
Laga Klasik: Tragedi Kelam Timnas Indonesia Dibantai 0-10 oleh Bahrain
Hobi
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Ikonik dan Langka: Ducati Panigale V4 Lamborghini Pertama di Indonesia
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
Kembali Masuk Daftar Panggil, Akankah Elkan Baggott Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Mad Max Mengamuk di Lintasan, Max Verstappen Bangkit dari P20 ke P6
Terkini
-
B.I Umumkan Wajib Militer Mulai 16 Maret, Fans Diminta Tak Hadir di Lokasi
-
Film Anime Demon Slayer: Infinity Castle Part 1 Menang Saturn Awards 2026
-
Idulfitri Jalur Zen: Strategi Ibu-Ibu Hadapi Pertanyaan "Mana Calon Menantunya?".
-
Novel Perempuan Bersampur Merah: Kisah Nyata Dukun Suwuk yang Difitnah
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi