Gelandang muda timnas Indonesia, Marselino Ferdinan kembali menjadi sorotan publik sepakbola nasional. Pasalnya, pemain yang kini membela klub Inggris, Oxford United tersebut dianggap banyak pihak kurang berkembang dan tak menunjukkan pemain yang tengah berkarir di benua Eropa. Bahkan, banyak komentar kritikan yang dilayangkan netizen ke akun instagram pribadinya @marselinoferdinan10.
“Ayo ceng main lepas aja , smenjak d hujat d katain egois jd agak kurang pd pegang bola kynya, g ky sblumnya skill2ñya keluar,” tulis akun @uchiham*****.
“Sainganmu udah datang Lino, trus tingkatkan diri ya,” tulis akun @rindw****.
“Ayo Ceng kami rindu penampilan mu yg aduhai terdahulu,” tulis akun @nosdw***.
Dalam 2 laga terakhir kontra Arab Saudi dan Australia, Marselino Ferdinan memang dianggap kurang begitu menunjukkan performa terbaiknya. Melansir dari laman 11v11.com, saat laga kontra Arab Saudi, dirinya masuk di pertengahan babak kedua. Lalu, saat bermain menjamu Australia di Gelora Bung Karno pada Selasa (11/09/2024), dirinya bermain sebagai starter sebelum digantikan di pertengahan babak ke-2 oleh Shin Tae-yong.
Namun, dari 2 kesempatan bermain tersebut, mantan pemain akademi Persebaya Surabaya tersebut tak menujukkan kontribusi yang cukup baik bagi tim. Bahkan, saat laga melawan Australia kemarin, dirinya benar-benar memiliki performa yang cukup kurang dan seringkali melalukan kesalahan sendiri yang berisiko merugikan tim.
Datangnya Eliano Reijnders Diharapkan Jadi Pesaing Marselino Ferdinan
Di sisi lain, PSSI telah memastikan akan menambah amunisi pemain keturunan yang akan segera dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia. Kedua pemain tersebut adalah Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Kabar tersebut disampaikan oleh ketua umum PSSI, Erick Thohir beberapa waktu lalu.
Uniknya Eliano Reijnders sendiri dianggap sebagai calon pesaing Marselino Ferdinan di sektor gelandang serang. Pemain asal klub PEC Zwolle ini memang memiliki posisi sebagai gelandang serang kendati bisa bermain sebagai winger atau bek kanan. Bahkan, dirinya juga bisa dimainkan sebagai bek kiri maupun gelandang tengah.
Kemampuan versatile atau dapat bermain di banyak posisi inilah yang diprediksi akan membuat Marselino Ferdinan terpinggirkan dari skuad utama timnas Indonesia. Dirinya diketahui hanya bisa bermain di posisi gelandang serang ataupun winger kanan. Namun, di sisi lain hal ini diharapkan akan merangsang daya saing seorang Marselino Ferdinan untuk segera meningkatkan performanya agar tidak tergeser di tim nasional.
Kita tunggu siapakah nanti yang akan dipercaya oleh Shin Tae-yong diantara Marselino Ferdinan atau Eliano Reijnders.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Apa Itu Blijvers? Kisah Maarten Paes dan Jalan Singkat Naturalisasi Sepakbola Timnas Indonesia
-
Gagal Menang, Bintang Australia Justru Sindir Momen Sakral Timnas Indonesia Nyanyikan 'Tanah Airku'
-
Posisinya Tergeser di Timnas, Asnawi Mangkualam Bisa Tiru Pratama Arhan
-
Shin Tae-yong Temukan Solusi, Bomber Keturunan Jawa Ngoko Ini Bisa Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
Prediksi Bung Towel Ernando Ari Bakal Jadi 'Korban' Maarten Paes Ramai Lagi: Tega Gak Kita Lihat Dia...
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik