Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain muda jebolan timnas Indonesia U-19. Melansir dari kanal berita Suara.com, gelandang mudda, Brylian Aldama resmi bergabung dengan klub liga Laos, yakni Young Elephants pada awal musim 2024/2025 ini. Kabar tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @brylianaldama pada Jumat (13/09/2024) kemarin.
“New journey @youngelephantsfc,” tulis Brylian Aldama pada unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya.
Bergabungnya mantan pemain klub Persebaya Surabaya ini ke klub liga Laos memanglah cukup mengejutkan. Pasalnya, sebelumnya mantan punggawa timnas Indonesia U-19 era 2018-2019 dan mantan gelandang timnas Indonesia U-16 ini tidak dikabarkan diminati oleh klub-klub luar negeri setelah kontraknya habis bersama Persebaya Surabaya pada awal bulan September 2024 ini.
Melansir dari laman Transfermarkt, Young Elephants adalah salah satu tim papan atas dalam pesepakbolaan Laos. Klub yang memiliki julukan “The Elephants” tersebut pernah menjuarai kasta tertinggi sepakbola Laos pada musim 2022 dan 2023. Lalu, klub ini juga pernah menjuarai Piala liga Laos atau Laos FF Cup pada musim 2020 dan 2022.
Dengan bergabungnya ke Young Elephants, klub tersebut menjadi destinasi klub abroad atau luar liga Indonesia ke-3 bagi pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut. Sebelumnya, Brylian Aldama sempat membela 2 klub di liga Kroasia, yakni HNK Rijeka dan NK Pormorac. Namun, di kedua klub liga Kroasia tersebut dirinya sangat jarang mendapatkan menit bermain.
Gabung Klub Liga ASEAN, Peluang Brylian Aldama Main di AFF Cup Bersama Timnas Terbuka?
Bergabungnya Brylian Aldama ke klub Young Elephants di liga Laos tentunya membuat dirinya bisa dipanggil masuk ke timnas Indonesia untuk ajang AFF Cup 2024 atau ASEAN Champinship 2024 mendatang.
Pasalnya, Erick Thohir dan Shin Tae-yong berencana menggunakan ajang tersebut sebagai wahana penambahan jam terbang bagi para pemain pelapis dan para pemain yang merumput di liga sesama negara-negara ASEAN. Dengan kata lain, Brylian Aldama bisa saja masuk ke dalam radar pemanatauan Shin Tae-yong untuk AFF Cup mendatang.
Selain Brylian Aldama, adapula nama Saddil Ramdani dan Jordi Amat yang bermain di Liga Malaysia. Lalu, ada nama Rafli Mursalim di liga Kamboja dan juga Asnawi Mangkualam dan Yanto Basna di liga Thailand.
Ajang AFF Cup 2024 atau yang kini bernama ASEAN Championship 2024 direncanakan digelar pada bulan Desember 2024 mendatang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Bukan Sekadar Bola, Konflik Mbappe vs Senator Paraguay Berpotensi Jadi Masalah Diplomatik!
-
Babak Belur di Kandang Sendiri: Akhir Perjalanan Tragis AS, Kanada, dan Meksiko di Piala Dunia 2026
-
Ironi Brasil: Peraih 5 Gelar yang Selalu Gagal dalam 20 Tahun Terakhir
Artikel Terkait
-
Susul Mauro Zijlstra, 3 Penyerang Keturunan Muda yang Eligible untuk Timnas Indonesia
-
Kisah Memalukan Timnas Indonesia Dibantai 10 Gol Bahrain, Habis Itu Tidak Pernah Menang
-
3 Pemain Keturunan China Bawa Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia
-
Sempat Jadi 'King Garuda', 4 Pemain Lokal Bisa Tersingkir Jika Pascal Struijk Gabung Timnas Indonesia
-
Innalillahi Kabar Duka dari Kapten Arab Saudi Setelah Lawan Timnas Indonesia
Hobi
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Jelang Laga, Swiss Klaim Punya Cara Meredam Messi Cs Demi Lolos Semifinal
-
Lamine Yamal dan Pembuktian Kualitas di Laga Spanyol vs Belgia
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di AFF 2026, Kenapa?
Terkini
-
Novel Epilog Mushoku Tensei Resmi Tamat, Volume Terakhir Rilis November
-
4 Serum Tea Tree Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi untuk Cegah Breakout
-
Tren Finansial Gen Z: Cash Stuffing vs Dompet Digital, Pilih yang Mana?
-
Sinopsis Our Sticky Love, Jung Hae In Jadi Pacar Palsu Jaksa yang Amnesia
-
Review Sayap-Sayap Patah: Kisah Cinta yang Dihancurkan Tradisi dan Kekuasaan