Sah sudah Vietnam gagal mendampingi Indonesia dan Thailand dalam babak final Piala Asia U-20 2025 yang akan digelar di China tahun depan. Posisi Vietnam yang hanya berada di tempat ke-6 dari 10 runner-up terbaik menjadi penyebabnya. Vietnam hanya terpaut selisih gol dengan peringkat di atasnya.
Kegagalan ini ternyata dipandang akan berdampak luas bagi masa depan sepak bola Vietnam di kancah internasional. Hal ini diungkap media Vietnam, soha.vn.
“Absennya turnamen continental ini bukanlah sebuah bencana, namun ini adalah sebuah peringatan yang kuat bagi sepak bola muda Vietnam. Tanpa generasi pemain berkualitas berikutnya, risiko tim Vietnam kehilangan tenaga di masa depan akan semakin besar,” tulis soha.vn, Senin (30/9/2024).
Keprihatinan ini bukan mengada-ada. Sebab level U-20 merupakan sumber daya yang akan mengisi pemain level di atasnya. Mulai daru level U-23 hingga senior. Hasil minor yang diraih dalam babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, menjadi peringatan bahaya besar bagi Vietnam.
Vietnam sendiri, belakangan ini dalam kondisi suram persepakbolaannya. Hasil minor mereka raih disemua level permainan. Di level U-16, mereka gagal meraih gelar. Level U-20 pun setali tiga uang. Pasca gagal dalam Piala AFF U-19 2024, kini mereka gagal lolos babak final Piala Asia U-20 2024. Padahal selama ini mereka langganan lolos sejak tahun 2008.
“Dalam pertandingan melawan Bhutan, Guam, atau Bangladesh, Vietnam U20 tidak menunjukkan gaya permainan menyerang yang koheren dan melewatkan banyak peluang mencetak gol. Lalu, harga yang harus dibayar adalah tersingkirnya pasukan kaos merah karena kalah selisih gol,” lanjut soha.vn.
Kenyataan itulah yang terjadi. Gagal lolos karena selisih gol menjadi sebuah tragedy yang memilukan. Di sini terlihat betapa pentingnya mencetak gol sebanyak-banyaknya bagi sebuah tim.
Situasi terbalik terjadi pada Thailand. Sukses Thailand lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025 semata-mata karena selisih gol yang mereka miliki. Sehingga ketika mereka kalah dengan Irak di laga terakhir, mereka masih mampu lolos dengan modal selisih gol.
Situasi-situasi semacam inilah yang menjadi kekhawatiran mendalam bagi pendukung timas Vietnam. Mereka harus melakukan berbagai cara untuk mengangkat kembali nama besar sepak bola Vietnam, paling tidak di kancah ASEAN.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Jamu CAHN FC, PSM Makassar Optimis Mampu Tembus Babak Final ACC 2025
-
Gegara Belum Pulih Cedera, Anthony Ginting Harus Absen Lagi dari Badminton Asia Championships 2025
-
Bahrain Meremehkan, Vietnam Justru Kagum! Erick Thohir Jadi Kunci Sukses Timnas Indonesia?
-
Giliran Timnas Indonesia Putri Terjun di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026
Artikel Terkait
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pesan Erick Thohir ke Timnas Indonesia U-17: Bawa Garuda ke Panggung Dunia
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat