Sempat begitu vokal nan lantang memberikan kritik untuk program naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI, kini Hifni Hasan akhirnya mengaku menyesal. Sekadar informasi, kritik tersebut diberikan ketika dirinya hadir di acara Jebreeetmedia Award 2024 mewakili Ketua Umum NOC Indonesia.
Sontak saja pernyataan Hifni Hasan menuai pro dan kontra. Namun mayoritas memberikan kecaman balik. Penolakan terhadap naturalisasi Timnas Indonesia memang baru-baru ini kembali terdengar lebih keras.
Padahal naturalisasi adalah hal yang wajar dan ‘terhormat’ dalam dunia olahraga, utamanya sepak bola. Komite Olimpiade Indonesia atau NOC Indonesia sempat memberikan klarifikasi melalui akun Instagramnya.
“Pernyataan itu merupakan pernyataan pribadi dan tidak mewakili NOC Indonesia. Walaupun itu pernyataan pribadi, namun yang bersangkutan tidak pantas menyampaikan pendapatnya pada kesempatan tersebut, karena beliau hadir mewakili Ketua Umum NOC Indonesia,” demikian bunyi unggahan @noc.indonesia, Jumat (27/9/2024) kemarin.
Kemudian tak berselang lama, Komite Eksekutif NOC Indonesia menggelar rapat untuk meminta keterangan langsung dari Hifni Hasan terkait blunder yang dilakukan.
“Anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia sudah mendengar klarifikasi dari Hifni Hasan. Beliau salah dan menyesal atas apa yang telah disampaikannya saat mewakili Ketua Umum NOC Indonesia di acara Jebreeetmedia Award pada 27 September 2024 lalu,” tulis NOC Indonesia dalam pernyataan terbarunya, Jumat (4/10/2024).
Lebih lanjut, Hifni Hasan disebutkan telah menyadari bahwa pernyataannya sangat bertentangan dengan kebijakan NOC Indonesia yang tidak bisa mengintervensi kebijakan National Federation (NF), khususnya terkait naturalisasi pemain di PSSI.
"Ketua Umum yang didampingi anggota Komite Eksekutif lainnya juga telah memberikan teguran keras dan keputusan baru akan diambil pada rapat lanjutan dalam waktu dekat,” tandas NOC Indonesia.
Kejadian-kejadian serupa tentu diharapkan agar tidak terjadi lagi. Apalagi para pemain yang dinaturalisasi adalah pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia dan sangat layak bermain untuk Timnas Indonesia.
Perihal nasionalisme pun tak perlu diragukan lagi. Sudah ada deretan bukti bahwa Garuda memang ada di dada Jay Idzes dan rekan-rekannya. Kini Timnas Indonesia di bawah pimpinan pelatih Shin Tae-yong akan berjuang di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga dengan menghadapi Bahrain dan China.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Inggris vs Argentina: Saatnya Three Lions Jegal Juara Bertahan
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental
-
Berbekal Mental Baja, Mampukah Inggris Redam Argentina di Semifinal?
-
Cetak Brace, Jude Bellingham Bisa Kejar Rekor Messi?
-
Piala Dunia 2026: Norwegia Pulang dengan Kepala Tegak, Kok Bisa?
Artikel Terkait
-
Suporter Oxford United Jengkel Netizen RI Tanya Terus Kapan Marselino Ferdinan Debut: Dia Hampir Tak Main di KMSK Deinze
-
3 Penyerang Bahrain yang Perlu Diwaspadai oleh Skuad Timnas Indonesia
-
Ole Romeny Masih Terbuka, 8 Pemain Keturunan Punya Kans Paling Tinggi Dinaturalisasi Setelah Mees Hilgers
-
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Batal Bela Timnas Indonesia karena Laporan 'PSSInya' China?
-
Thom Haye Dapat Dorongan Mental Jelang Gabung Timnas Indonesia
Hobi
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Tekuk Prancis 2-0, Spanyol Bangkit dan Jadi Tim Terkuat Piala Dunia
-
Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif
-
Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol
-
Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis
Terkini
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
4 Ide OOTD Downtown Chic Style ala Son Na Eun yang Effortless Abis!
-
Novel Will's Race for Home: Petualangan Mengharukan Berlatar Oklahoma Land