Pemain belakang andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho mempertontonkan kualitas kelas wahidnya di match day ke-10Liga 1 Indonesia. Menyadur laman Suara.com, pemain berusia 22 tahun tersebut menunjukkan kelayakannya sebagai bek terbaik di Indonesia dengan melakukan akselerasi berkelas yang berujung gol pembuka bagi klub yang dibelanya, Persija Jakarta.
Dari laman yang sama dijelaskan, pada pertarungan melawan Madura United tersebut, Ridho berhasil menyumbangkan satu umpan bagi kemenangan 4-1 tim Macan Kemayoran, setelah sebelumnya melakukan aksi individu mengecoh hingga empat pemain lawan sekaligus.
Menyadur video yang diunggah oleh kanal YouTube Indosiar pada Rabu (6/11/2024), ketika pertandingan memasuki menit ke-19, Ridho yang melakukan perebutan bola di lapangan tengah, berhasil menguasai bola sepenuhnya dan melakukan dribbling ke sisi kanan pertahanan Madura United.
Dengan kaki kiri yang bukan merupakan kaki terkuatnya, Ridho mengirimkan umpan matang, yang pada akhirnya berhasil dieksekusi dengan baik oleh Gustavo.
Akselerasi tiba-tiba yang dilakukan oleh Ridho ini tentunya mengingatkan kita pada pertengahan tahun 2024 lalu. Kala itu, di laga yang mempertemukan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Yordania U-23 di fase penyisihan grup A gelaran Piala Asia U-23, Ridho juga melakukan hal yang sama.
Sepertimana unggahan video dari kanal YouTube RCTI Entertainment (22/4/2024), Ridho yang mendapati ada celah di sektor permainan Yordania, merangsek ke sisi pertahanan lawan. Dengan kecermatan yang dimilikinya, Ridho bekerja sama dengan Marselino, dan mengirimkan umpan tak terduga kepada Witan Sulaeman yang sukses mengonversikannya menjadi gol bagi Indonesia.
Baik saat menghadapi Madura United maupun Yordania, Ridho benar-benar melakukan perhitungan matang untuk melakukan pergerakan yang tiba-tiba seperti itu. Dengan kata lain, gerakan kejutan yang dilakukan oleh Ridho, semakin menunjukkan kematangan dari mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut dalam memerankan tugasnya di sektor pertahanan.
Pasalnya, untuk bisa melakukan akselerasi sejauh seperti saat bertanding melawan Yordania maupun Madura United, dibutuhkan perhitungan yang matang dan kecerdasan bermain. Karena jika salah dalam berhitung, gawang tim yang dibelanya akan menjadi pertaruhan, karena akan terdapat lubang yang menganga karena ditinggalkan olehnya.
Namun yang jelas, sekarang kita menjadi lebih tahu, setiap kali Ridho melakukan pergerakan kejutan seperti itu, maka gawang lawan langsung mendapatkan ancaman yang nyata!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Jepang Diperkuat Pemain Liga Champions, Shin Tae-yong Bisa Apa?
-
Hajime Moriyasu Respek ke Shin Tae-yong: Dia Melakukan Hal Luar Biasa
-
Meski Berisikan Penyerang Hebat, Striker Satu Ini Bisa Jadi Opsi Tambahan bagi STY di Piala AFF 2024
-
Masuk Grup Neraka Piala Asia U-20 2025, Timnas Indonesia U-20 Bakal Ketambahan 3 Pemain Naturalisasi
-
Naturaliasi Mauro Zijlstra Ditunda, PSSI Kejar Prioritas Lain
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
Ada Park Ji Hoon, Ini 5 Pemeran Utama Drama The Legend of Kitchen Soldier
-
Episode 3 dan 4 Drama Gold Land Terasa Semakin Gelap dan Mendebarkan
-
Di Balik Sorotan Kamera: Pertarungan Moral dalam Novel Take Four
-
Perempuan dan Standar Ganda: Apa Pun yang Dipilih Tetap Salah, Harus Gimana?