Salah satu pemain keturunan Indonesia, yakni Kevin Diks resmi menyandang status WNI usai menjalani prosesi sumpah yang di gelar di kantor Kedutaan Negara Republik Indonesia di Copenhagen, Denmark pada Jumat (08/11/2024) kemarin. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pemain berusia 26 tahun tersebut resmi menjalani prosesi sumpah WNI bersama 2 pemain naturalisasi timnas putri Indonesia, Noa Leatomu dan Estella Loupatty.
“Alhamdulillah hari ini Kevin Diks sudah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia untuk memperkuat Timnas Indonesia. Terima kasih Bapak Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Ketua DPR RI, Pimpinan dan Anggota DPR, juga Bapak Menteri, atas dukungannya dan memungkinkan percepatan sumpah Kevin untuk Timnas Indonesia,” ujar Erick Thohir.
Kehadiran Kevin Diks tentunya diharapkan dapat menambah kedalaman skuad timnas Indonesia saat ini. Belum lagi kondisi sektor bek kanan dan bek tengah timnas Indonesia sedikit mengalami krisis pemain usai Asnawi Mangkualam dan Mees Hilgers dikabarkan mengalami cedera dan akan absen saat laga melawan Jepang nanti. Shin Tae-yong kini hanya memiliki nama Sandy Walsh sebagai bek kanan murni di timnas Indonesia.
Kevin Diks Diprediksi Debut, Sandy Walsh Akan Ditepikan oleh Shin Tae-yong?
Di sisi lain, hadirnya Kevin Diks di skuad timnas Indonesia tentunya akan kian menambah kedalaman di sektor lini belakang. Kini, timnas Indonesia memiliki 2 pemain yang berposisi sebagai bek kanan murni, yakni Sandy Walsh, Asnawi Mangkualam dan Kevin Diks. Hal ini tentunya cukup baik mengingat sektor bek kanan memang memiliki stok pemain yang cenderung sedikit sejauh ini.
Akan tetapi, hadirnya Kevin Diks kemungkinan akan sedikit membuat posisi Sandy Walsh sebagai bek kanan utama timnas Indonesia saat ini akan tergeser. Pasalnya, dari segi performa sejauh ini, Sandy Walsh masih kalah jauh dibandingkan Kevin Diks jika dibandingkan melalui track-record di klub masing-masing.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Sandy Walsh sejauh ini baru bermain sebanyak 4 kali bersama klubnya di liga Belgia, yakni KV Mechelen. Sementara itu, Kevin Diks bersama FC Copenhagen sudah bermain sebanyak 24 kali, mencetak 7 gol dan 2 assist sejauh ini. Namun, hal ini cukup dimaklumi mengingat FC Copenhagen bermain di banyak kompetisi dibandingkan KV Mechelen di musim ini.
Lalu, apakah hadirnya Kevin Diks akan membuat posisi Sandy Walsh di sektor bek kanan timnas Indonesia terancam?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
Artikel Terkait
-
Tanpa Mees Hilgers, Ragnar Oratmangoen Yakin Timnas Indonesia Cetak Sejarah
-
Rizky Ridho Merendah Dibandingkan dengan Jay Idzes: Beda Jauh, Dia Lawan Inter Milan, Saya Madura
-
Maarten Paes Tak Gentar Hadapi Striker Jepang: Lionel Messi Aja Gue Lawan!
-
Timnas Indonesia vs Jepang: Shin Tae-yong Bisa Belajar dari Kekalahan di Piala Asia 2023
-
Jelang Hadapi Jepang, Witan Sulaeman Ambil Pelajaran Dari China: Tidak Boleh Remehkan Lawan
Hobi
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
Terkini
-
Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
-
Review Jujur Almaz Fried Chicken Kediri: Ayam Goreng Arab dengan Rempah yang Nendang!
-
Daredevil: Born Again Season 1, Sajikan Tema Keadian dan Korupsi Kekuasaan!
-
Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang
-
Novel Hilang di Wonju, Teror Pembunuhan Saputangan dan Misteri Angka Tujuh