Transformasi kepemimpinan di tubuh PSSI membawa Timnas Indonesia naik level dalam persepakbolaan internasional. Satu per satu, pemain-pemain berkualitas yang memiliki darah Indonesia kembali ke pangkuan dan memperkuat tanah leluhurnya di pentas perssepakbolaan dunia.
Imbasnya adalah, skuat Timnas Indonesia saat ini memiliki komposisi yang cukup mewah, baik di level Asia Tenggara maupun level Asia. Bahkan, menurut data harga pemain yang ada di laman transfermarkt.com, jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN, komposisi skuat yang dimiliki oleh Indonesia saat ini merupakan yang termewah di antara mereka.
Namun demikian, meskipun saat ini Indonesia memiliki modal pemain yang sangat mewah, hal tersebut justru membuat posisi coach Shin menjadi tak mudah. Bukan terkait tuntutan dari federasi maupun suporter yang memiliki ekspektasi tinggi, namun lebih ke dalam penerapan strategi dan pembangunan chemistry antar pemain yang dimiliki.
Hal ini tak lepas dari kedatangan para pemain anyar dalam skuat yang ditangani oleh pelatih berdarah Korea Selatan tersebut. Bagaimana tidak, hampir dalam setiap periode pemanggilan pemain ke Timnas, akan selalu ada pemain baru dalam skuat.
Seperti contoh, di kualifikasi Piala Dunia 2026 Ronde Ketiga ini saja coach Shin sudah harus pusing dengan kedatangan pemain anyar dalam skuatnya. Mulai dari Maarten Paes di laga pertama dan kedua bulan September lalu, kemudian disusul dengan Eliano Reijnders di bulan Oktober 2024 lalu, hingga di bulan ini, ada Kevin Diks yang menurut laman PSSI (11/11/2024) sudah bisa diturunkan di laga melawan Jepang maupun Arab Saudi.
Hal ini tentunya membuat coach Shin harus berpikir keras untuk bisa memadupadankan para pemain yang dimiliki. Karena meskipun memiliki pemain dengan kualitas berkelas Eropa, namun para pemain ini tentunya masih memerlukan pengarah yang tepat untuk bisa menyatu dan bermain sebagai sebuah tim.
Hal inilah yang sejatinya belum benar-benar dimengerti oleh para pencinta sepak bola seutuhnya. Memang, jika dilihat secara kasat mata, skuat yang dimiliki oleh coach Shin benar-benar barisan pemain mewah dan memiliki harga tinggi untuk kawasan Asia dan Asia Tenggara, namun perlu diingat, menyatukan mereka dalam sebuah tim bukanlah sebuah perkara yang mudah.
Terlebih lagi dalam setiap periode pemanggilan, hampir selalu dihiasi dengan kedatangan pemain anyar dalam skuat. Ah, ternyata jadi coach Shin tidak segampang yang kita perkirakan sebelumnya ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
-
Berikan Assist Berkelas bagi Ole Romeny, Marselino Justru Tak Tunjukkan Ciri Khas Permainannya
-
Selain Jadi si Paling Sibuk, Rizky Ridho Juga Menjadi Pemain Tanpa Cela di Laga Indonesia vs Bahrain
Artikel Terkait
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
Ole Romeny Cetak Sejarah Baru 2 Kali Debut Timnas Indonesia
-
Selangkah Lagi Timnas Indonesia Kembali Cetak Sejarah
-
Gol Ole Romeny vs Bahrain Terbaik Versi AFC, Media Vietnam Beri Sindiran Menohok
Hobi
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
Real Madrid Babak Belur Demi Final Copa del Rey, Carlo Ancelotti Buka Suara
-
Piala Asia U-17: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Tampil Gemilang
-
PSM Makassar Konsentrasi Hadapi CAHN FC, 2 Pemain Ini Diramal Jadi Ancaman
Terkini
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
-
Ulasan Novel Notes from Underground: Memahami Pemikiran Eksistensialis
-
Review Film Pabrik Gula: Teror dengan Kombinasi Kocak yang Seru Banget!
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday