Roger Bonet atau yang akrab disapa Ruxi membagikan pandangannya tentang kekalahan pahit yang harus diterima PSIS Semarang. Menurutnya, Laskar Mahesa Jenar tak mampu mempertahankan konsentrasi hingga akhir pertandingan.
Duel sengit di pekan ke-21 BRI Liga 1 2024/2025 ini dimenangkan oleh Dewa United FC. Meski tampil sebagai tuan rumah, PSIS terpaksa gigit jari karena laga berakhir dengan skor telak 1-4.
Pasalnya gol cepat Sudi Abdallah langsung dibalas Alex Martins dengan brace pada menit ke-37, 45, serta 50. Kemudian Ricky Kambuaya menambah pundi-pundi gol Tangsel Warrior saat injury time 90+4.
“Babak pertama kita kesulitan, lawan bermain baik. Kita sudah berusaha untuk memberikan perlawanan dan ciptakan tiga peluang. Namun memang lawan sulit ditembus pada pertandingan ini,” ungkap Ruxi mengutip laman ligaindonesiabaru.com, Selasa (4/2/2025).
Lebih lanjut, ia menyambung, “Kita sudah coba ciptakan pressing tinggi. PSIS juga sudah main bagus di beberapa menit terakhir untuk coba kejar ketinggalan. Tapi memang kita kehilangan fokus. PSIS saat ini tidak beruntung dan memang Dewa United bisa lebih baik.”
Turun sejak menit pertama, Ruxi dipercaya pelatih Gilbert Agius untuk bermain penuh sampai menit terakhir. Kekalahan atas Dewa United membuat PSIS Semarang tertahan di peringkat ke-13 dengan torehan 21 poin.
Gilbert Agius Komentari Permainan Lawan
Melihat anak asuhannya tak berkutik di Stadion Jatidiri, Gilbert Agius mengakui bahwa tim besutan pelatih Jan Olde Riekerink menunjukkan performa yang gemilang. Ia bahkan melayangkan pujian untuk sang lawan.
“Kami bermain melawan salah satu tim terbaik di Indonesia saat ini. PSIS dipaksa untuk banyak lakukan counter attack di pertandingan kali ini dan kami punya peluang lebih dari 1 gol. Tapi sayangnya Dewa United memang tampil lebih baik,” kata Agius.
Juru taktik asal Malta itu menilai Laskar Mahesa Jenar sebenarnya bisa mengantisipasi gol Dewa United. Namun saat permainan mulai membaik, lawan malah mampu kembali menambah gol dan membuat situasi semakin sulit.
Selanjutnya, PSIS Semarang harus menghadapi ujian berat dari Persib Bandung yang tengah memuncaki klasemen sementara. Tentu Septian David dan kolega harus bekerj lebih keras untuk bisa mendapatkan poin.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban