Kemenangan Persis Solo di Stadion Manahan nyaris terenggut oleh tekad kuat Persebaya Surabaya. Beruntung, Ramadhan Sananta mampu mencetak sebuah gol berkelas yang sekaligus membantu Laskar Sambernyawa untuk mencatatkan kemenangan.
Bentrok dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 pekan ke-22 itu memang berlangsung alot. Kemudian gol injury time Sananta berhasil membuat laga ditutup dengan skor 2-1. Di tengah dinamika performa tim, wajar saja jika derasnya pujian terus mengguyur sang pemain.
Di sisi lain, Ramadhan Sananta sendiri bertekad menunjukkan penampilan yang maksimal. Apalagi sosok Patrick Kluivert mulai terlihat aktif berkeliling menyaksikan pertandingan demi pertandingan.
“Mudah-mudahan saya bisa memberikan yang terbaik pada laga selanjutnya nanti. Semoga bisa dipanggil timnas dan berusaha semaksimal mungkin. Tentunya sangat termotivasi, ini pelatih baru. Saya harus bisa membuktikan diri,” ujarnya, menyadur laman resmi ligaindonesiabaru.com pada Selasa (11/2/2025).
Ketajaman pemain asal Kepulauan Riau baru-baru ini sedang dalam sorotan yang positif. Ia sukses membukukan 3 gol selama 4 pertandingan terakhir. Tak memungkiri, Sananta mengaku senang karena Persis Solo bisa kembali ke jalur kemenangan.
Pelatih Ong Kim Swee Beri Restu
Pemanggilan Ramadhan Sananta untuk memperkuat Timnas Indonesia jelas bukan hal yang baru. Eks striker PSM Makassar itu kerap mendapat kesempatan dari Shin Tae-yong agar menjadi juru gedor skuad Garuda.
Bersama Persis Solo, ia sudah 19 kali tampil membela dengan catatan 1.196 menit bermain. Tak hanya ini, dirinya juga memberikan kontribusi dengan mencetak 4 gol maupun 1 assist. Performa Sananta turut menjadi perhatian Ong Kim Swee.
“Jika melihat dari laga lawan PSIS, Persija juga setelah tiga laga hukuman akibat kartu merah, Sananta terus bertambah baik. Saya percaya Sananta punya kelebihan,” kata juru taktik asal Malaysia tersebut.
Ia menambahkan, “Ini harus dipikirkan timnas, Sananta merupakan pemain lokal yang saya percaya punya kemampuan untuk bermain di level yang lebih tinggi.”
Merujuk data Transfermarkt.id, sang pemain sudah punya 10 caps bersama Timnas Indonesia level senior sejak debut perdana pada 24 September 2022 lalu. Lima gol juga dipersembahkan bagi skuad Garuda.
Ia dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk diduetkan bersama Ole Romeny yang sudah merampungkan proses naturalisasi. Terdekat, Timnas Indonesia ditunggu agenda penting dengan bertandang ke markas Australia demi lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Australia Dihantam Badai Cedera, Kans Timnas Indonesia Kalahkan Mereka Tetaplah Berat!
-
Head To Head Timnas Indonesia vs Timnas Iran di Piala Asia U-20 2025, Misi Balas Dendam 50 Tahun Lalu
-
Bintang Liga Inggris Hingga Italia, 7 Pemain Timnas Australia Cedera Parah Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Reza Ghandipour Mesin Gol Iran U-20, Ancaman Nyata Timnas Indonesia U-20
-
Ganasnya Liga Jepang dan Pertaruhan Reputasi Pemain Indonesia dalam Diri Sandy Walsh
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
5 Laptop Core i7 Terbaik 2026: Gaming, Kerja, Semua Bisa
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai
-
Tugas Online, Biaya Offline: Realita Sekolah Gratis di Era Digital
-
Hadapi Rasa Takut, Le Sserafim Rayakan Keberanian Diri di Lagu Celebration
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan