Masih hangat dalam ingatan tentang bagaimana Persebaya Surabaya meneguhkan kemenangan lewat skor 4-1 atas Persib Bandung. Sang juara bertahan pastinya harus pulang dari Kota Pahlawan dengan luka mendalam.
Laga ini sekaligus menandai debut pahit Putra Sheva Sanggasi, penjaga gawang muda kelahiran 2004 yang harus kebobolan tiga gol beruntun hanya dalam kurun waktu 15 menit. Gol tersebut dibukukan oleh Rizky Dwi Pangestu, Bruno Moreira, serta Francisco Rivera.
Merujuk ligaindonesiabaru.com, kekalahan di pekan ke-25 BRI Liga 1 2024/2025 ini tak lepas dari gagalnya perjudian besar pelatih Bojan Hodak. Di mana ia menarik keluar Kevin Ray Mendoza yang tampil gemilang dan memasukkan Sheva Sanggasi.
Keputusan itu diambil agar Gervane Kastneer bisa diturunkan. Mengingat regulasi memutuskan bahwa hanya ada enam pemain asing yang boleh dimainkan sekaligus di atas lapangan.
Namun justru rotasi kiper membuat kekalahan yang dialami Pangeran Biru bertambah parah. Kemudian, Luizinho Passos selaku pelatih kiper Persib buka suara.
“Opini saya, gol yang dicetak Persebaya, Sheva tidak melakukan kesalahan. Situasi pertandingan, sebagai pelatih kepala, saya rasa Bojan perlu mengganti kiper mungkin untuk bermain lebih agresif dan mencoba menyamakan kedudukan, mencetak gol,” ujarnya, Senin (3/3/2025).
Lebih jauh, Passos menyatakan bahwa dirinya yang akan bertanggung jawab 100% atas performa Sheva dalam laga ini. Sang pemain diharapkan mampu bangkit, pantang menyerah, serta tetap melanjutkan tugas sebagai pemain profesional.
Ia menambahkan, “Tentu saja, ini juga tanggung jawab saya 100 persen. Saya adalah pelatih kiper, saya tidak bisa melemparkan tanggung jawab kepada kiper saya. Untuk Sheva, lanjutkan pekerjaanmu, ini adalah sepak bola. Bermain lagi saat ada kesempatan, semuanya normal.”
Sementara itu, Sheva Sanggasi sendiri menegaskan bahwa ia akan berusaha untuk bangkit dan mengambil pelajaran berharga dari debut pahit yang harus diterima. Tak lupa, rasa terima kasih atas dukungan maupun kritik dan saran juga diutarakan.
“Saya harus belajar dari kesalahan dan lebih baik lagi ke depannya. Maaf untuk hasil yang mengecewakan ini. Terima kasih untuk dukungannya, masukannya. Ini jadi pelajaran dan fokus untuk pertandingan berikutnya,” kata Sheva.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Tag
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya