Pembalap Red Bull, Max Verstappen, baru-baru ini menyatakkan keraguannya terhadap mobil yang akan ia kendarai di F1 2025 nanti.
Seperti yang kita ketahui Formula 1 musim 2025 akan segera dimulai, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di mana balapan pembuka dilaksanakan di Timur Tengah, kali ini GP Australia lah yang akan tampil menjadi seri perdananya.
Namun, dalam waktu yang tinggal menghitung hari ini Max justru telah mengesampingkan timnya sendiri dalam persaingan untuk meraih kemenangan di GP Australia.
Dari riwayatnya, Max memenangkan balapan di Melbourne pada tahun 2023 lalu, sedangkan tahun 2024 dia mengalami DNF gagal finis akibat masalah teknis pada mobilnya, sehingga balapan dimenangkan oleh Carlos Sainz Jr.
Namun, performa mobil Red Bull tahun lalu merosot tajam yang menyebabkan mereka kehilangan gelar konstruktor dan hanya mampu menempati posisi tiga.
Tes pramusim di Bahrain tampaknya juga mengisyaratkan bahwa mereka masih belum mengalami kemajuan yang signifikan. Red Bull terlihat kurang kompetitif dan terhambat oleh sejumlah masalah.
Selama tes berlangsung, RB21 mengalami kecenderungan understeer di tikungan lambat dan oversteer di tikungan berkecepatan tinggi di Sirkuit Bahrain. Secara keseluruhan, mobil ini tidak lebih baik performanya dibandingkan dengan RB20 di awal musim, tapi setidaknya lebih baik dari performa akhir musimnya.
Akan tetapi, hal ini tetap saja membuat Max Verstappen tidak merasa optimistis saat tes berakhir, bahkan dalam sebuah wawancara Max secara terang-terangan menyatakan bahwa Red Bull tidak bisa bersaing untuk menang di Melbourne.
"Saya rasa kami tidak bisa lagi berjuang untuk menang di Melbourne," ujar Max, dilansir dari laman Motorsport.
Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa McLaren adalah tim yang diunggulkan. Dari hasil tes, tim oranye ini memang menunjukkan hasil yang positif dibandingkan dengan tim-tim lain.
"Jika Anda melihat catatan waktu putaran, maka menurut saya McLaren adalah favorit," tambahnya.
Kendati perjalanan timnya tidak berjalan mulus, Max mengungkapkan bahwa dia dan tim masih terus bekerja keras untuk membuat peningkatan, dan saat ini mereka juga memiliki rencana untuk meningkatkan performa mereka.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Siap Daftar Wamil Tahun Depan, Park Ji Hoon Incar Unit Pengintai Marinir
-
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?
-
Desainer Buka Suara, Jisoo BLACKPINK Bebas dari Dugaan Pengembalian Outfit
-
Baeksang Arts Awards 2026 Resmi Digelar, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya
-
Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung