Yonex Swiss Open 2025 yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss sudah memasuki partai puncak dan bersiap menggelar laga final pada Minggu (23/03/2025). Dominasi China masih kuat di mana terjadi dua laga perang saudara di sektor ganda putri dan ganda campuran.
Bahkan masih ditambah wakil China lainnya di sektor tunggal putra dan tunggal putri. Berikut ini jadwal final Swiss Open 2025 di semua sektor.
Tunggal Putra
Di sektor tunggal putra, wakil China, Weng Hongyang akan berhadapan dengan Christo Popov dari Perancis. Keduanya baru pertama kali bertemu di turnamen kali ini.
Namun, jika melihat dari catatan peringkat, kekuatan Weng Hongyang dan Chisto Popov hampir berimbang. Saat ini Weng Hongyang ada di peringkat 17 dunia, sedangkan Christo di urutan 19 dunia.
Tunggal Putri
Unggulan kelima Swiss Open 2025, Chen Yufei akan ditantang wakil Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt. Namun, perbedaan kekuatan tampaknya cukup jelas terlihat.
Jika melihat dari catatan head to head, Chen Yufei unggul 4-1 dibanding Line Kjaersfeldt. Kemenangan Chen Yufei terakhir terjadi di All England 2025.
Ganda Putra
Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang merupakan satu-satunya wakil Indonesia di final akan menghadapi Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh dari Thailand. Laga seru tampaknya akan mewarnai pertandingan final kali ini.
Sebelum Swiss Open 2025, kedua pasangan ganda putra tersebut pernah sekali bertemu di Thailand Masters 2025. Kala itu, pertandingan dimenangkan oleh Fikri/Daniel.
Ganda Putri
Dominasi China terjadi di sektor ganda putri yang memastikan satu gelar dibawa pulang. Jia Yifan/Zhang Shuxian akan berebut gelar Super 300 melawan Liu Shengshu/Tan Ning.
Jia/Zhang dan Liu/Tan memiliki catatan head to head imbang 1-1. Jia/Zhang menang di Malaysia Open 2025, sementara Liu/Tan unggul di Kumamoto Masters Japan 2024.
Ganda Campuran
All Chinese final juga terjadi di sektor ganda campuran antara Feng Yanzhe/Wei Yaxin dan Zhu Yijun/Zang Chi. Tampaknya dominasi China memang cukup sulit dihancurkan. Dengan laga ini, dipastikan China akan membawa pulang dua gelar sekaligus dari Swiss Open 2025.
Jadwal Laga Final Swiss Open 2025
Match 1
- Jia Yifan/Zhang Shuxian vs Liu Shengshu/Tan Ning (China)
Match 2
- Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia) vs Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh (Thailand)
Match 3
- Weng Hongyang (China) vs Christo Popov (Perancis)
Match 4
- Chen Yufei (China) vs Line Hojmark Kjaersfeldt (Denmark)
Match 5
- Feng Yanzhe/Wei Yaxin vs Zhu Yijun/Zang Chi (China)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?
-
Bukan Sekadar Sepak Bola: Alasan Gen Z Tak Mau Ketinggalan Nobar Piala Dunia
-
Tren 2026 is the New 2016: Mengapa Gen Z dan Milenial Merindukan Kesederhanaan Media Sosial?
-
4 Setting Spray Murah Meriah di Bawah Rp50 Ribuan, Tetap Tahan Lama dan Glowing, Kok!
-
Zero Waste: Peduli Lingkungan atau Cuma Cari Validasi di Media Sosial?
Artikel Terkait
-
Swiss Open 2025: Hanya Satu Wakil Indonesia yang Lolos ke Final
-
Sosok Fajar Alfian, Pebulu Tangkis Diduga Body Shaming ke Pendemo Perempuan
-
Putri KW Tembus Semifinal Swiss Open 2025, Bakal Ketemu Chen Yu Fei Lagi
-
Swiss Open 2025: Jadwal Laga Wakil Indonesia di Babak Semifinal
-
Swiss Open 2025: Tiga Wakil Indonesia Melenggang ke Semifinal
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'
-
AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?