90 menit waktu normal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ditutup dengan kenangan manis oleh Timnas Indonesia. Pada Selasa (25/3/2025), venue tersebut dipenuhi oleh setidaknya 78.000 suporter tuan rumah yang terus bernyanyi dan memberikan dukungan sepanjang laga.
Tindakan yang lumrah, mengingat ini adalah salah satu pertandingan krusial bagi skuad Garuda dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026. Antara News melaporkan, Indonesia berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain.
Tampil penuh percaya diri di hadapan publik sendiri, Timnas Indonesia berusaha memberi tekanan sejak peluit kick off dibunyikan wasit. Berbeda dari laga kontra Australia lima hari sebelumnya, kali ini pola permainan Jay Idzes dan kolega tampak lebih jelas dan cair.
Tembok pertahanan dibangun dengan solid oleh trio bek Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner. Sedangkan Maarten Paes tetap belum tergantikan dari bawah mistar gawang. Peluang pertama tercipta melalui aksi tendangan bebas Thom Haye yang ditepis kiper lawan.
Serangan demi serangan yang dibangun tak sia-sia, akhirnya Indonesia memecahkan kebuntuan pada menit ke-24. Dimotori umpan panjang Thom Haye dari lini belakang, si kulit bundar berada dalam kontrol Marselino. Kemudian bola diberikan kepada Ole Romeny yang bebas tanpa pengawalan.
Pemain Oxford United itu pun lekas menceploskan bola ke gawang Ebrahim Lutfalla dengan tenang. Bahrain berupaya membuat perbedaan supaya bisa membalas gol tersebut, tetapi skor tak berubah sampai turun minum.
Memasuki paruh kedua, permainan terbuka Timnas Indonesia tak mengendur. Justru di momen ini, Bahrain yang tampak menurunkan tempo. Marselino, pemberi assist untuk gol pertama sempat nyaris mencatatkan namanya sendiri di papan skor.
Namun penyelesaian akhir terhadap umpan Ragnar Oratmangoen masih melambung di atas mistar gawang. Meski sesekali berhasil menebar ancaman ke kubu Indonesia, gawang Maarten Paes tetap bersih dari kecolongan.
Kolaborasi epik Ricky Kambuaya dan Eliano Reijnders juga membuat penonton tegang seketika. Chemistry keduanya bisa menghasilkan gol andai saja sontekan Reijnders tak melambung terlalu tinggi.
Skor 1-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia bertahan sampai peluit panjang dibunyikan pengadil pertandingan.
Gol Tunggal Ole Romeny dan Tuntasnya Misi Revans Timnas Indonesia
Pertandingan ke-8 kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga semalam tentu bukan hanya sebatas jalan yang harus dilalui untuk menyegel tiket di putaran final. Namun juga momentum balas dendam yang telah dinantikan publik tanah air sejak lama.
Ingatan para suporter, bahkan mungkin juga pemain tentu masih terikat pada hasil imbang kontroversial di markas Bahrain pada Oktober lalu. Semalam, gol semata wayang Ole Romeny sukses memberikan kekalahan pahit kepada Bahrain, sekaligus menuntaskan misi revans yang diusung Timnas Indonesia.
Hasil manis tersebut adalah kemenangan perdana Indonesia usai 18 tahun penantian. Sebab terakhir kali Indonesia bisa mengalahkan Bahrain adalah pada era 2007 silam.
Dengan kemenangan tersebut, skuad Garuda semakin kokoh menduduki urutan keempat klasemen sementara Grup C karena punya sembilan poin. Sedangkan Bahrain yang kehilangan tiga poin sempurna harus tertahan di urutan kelima.
Gap tiga angka dengan Jay Idzes tentu membuat langkah tim asuhan Dragan Talajic semakin berat. Apalagi di laga berikutnya, mereka akan menghadapi Arab Saudi yang baru saja mengimbangi Jepang lewat skor kacamata 0-0.
Sedangkan Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan kembali menjadi tuan rumah dengan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Juni mendatang. Garuda Fans harus bersabar menunggu beberapa bulan lagi untuk menyaksikan kiprah pasukan merah putih.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dear Rizky Ridho, Ini Rekomendasi Klub Aboard yang Layak Jadi Batu Loncatan
-
Persib Bandung Mulai Masuki Libur Lebaran, Beckham Putra Siap Tahan Godaan
-
Jalani Licensing Club, Persebaya Surabaya Bidik Tiket Menuju Panggung Asia
-
Diperkuat Jay Idzes, Ini 3 Alasan Timnas Indonesia dan Fans Wajib Bersyukur
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
Artikel Terkait
-
Bahrain Meremehkan, Vietnam Justru Kagum! Erick Thohir Jadi Kunci Sukses Timnas Indonesia?
-
Dear Rizky Ridho, Ini Rekomendasi Klub Aboard yang Layak Jadi Batu Loncatan
-
Pesan Emil Audero usai Gagal Debut Bareng Timnas Indonesia: Saatnya Kembali
-
Alasan Timnas Indonesia Wajib Juara Grup Andai Lolos ke Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Media Asing Tak Yakin Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Jagokan Yordania dan Uzbekistan
Hobi
-
Bahrain Meremehkan, Vietnam Justru Kagum! Erick Thohir Jadi Kunci Sukses Timnas Indonesia?
-
Dear Rizky Ridho, Ini Rekomendasi Klub Aboard yang Layak Jadi Batu Loncatan
-
Giliran Timnas Indonesia Putri Terjun di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026
-
Rumor Jordi Amat Gabung Klub Liga 1, Bagaimana Karirnya di Timnas Indonesia?
-
3 Pemain Keturunan Ini Dirumorkan Akan Segera Dinaturalisasi, Siapa Saja?
Terkini
-
Teror terhadap Media: Alarm Keras bagi Kebebasan Pers di Indonesia
-
Alur Seru, Drama Jepang 119: Emergency Call, Penuh Misteri dan Aksi
-
Film Horor 'Pembantaian Dukun Santet' Diangkat dari Thread Viral, Ini Ceritanya!
-
Sinopsis Drama I Believe You: Dibintangi Jeong Jae Hyun NCT dan Lee Chae Min
-
Mudik atau Bertahan? Dilema Perantau di Tengah Biaya Hidup yang Mencekik