Turnamen Piala AFF U-16 tahun lalu bak menjadi batu loncatan bagi Evandra Florasta. Pemain muda yang tampil gemilang ini bahkan disebut-sebut sebagai salah satu aset masa depan skuad Garuda berkat performa apik maupun kontribusi untuk tim nasional.
Ia pun kembali membuktikan diri layak berseragam Merah Putih ketika diberi kesempatan oleh Nova Arianto untuk turun dalam bentrok menghadapi Korea Selatan. Langsung diturunkan jadi starter, Evandra pun nampak berusaha memberikan yang terbaik dan tak gentar dengan nama besar Taeguk Warrior.
Tak sia-sia, namanya tercatat di papan skor sebagai pencetak gol semata wayang. Yang mana gol tersebut membawa Garuda Muda mengamankan tiga poin perdana, sekaligus meraih kemenangan bersejarah pada panggung Piala Asia U-17 2025.
Kendati sempat gagal mengeksekusi tendangan penalti, dirinya berhasil memaksimalkan bola pantul gegara bloking kiper lawan. Upaya ini berbuah gol detik-detik akhir yang menjadi kabar buruk bagi anak asuhan Back Ki Tae.
Melansir Antara News, pemuda Evandra mengaku sempat gugup saat menghadapi penalti dengan berkomentar, "Perasaan saya sendiri yang menendang sangat deg-degan, gemetar aslinya. Tapi di situ saya berusaha menenangkan diri dan tarik napas. Saya lihat itu tidak gol dan itu saya cepat-cepat cari bola lagi dan alhamdulillahnya bolanya menuju saya lagi. Saya nendang dan akhirnya gol.”
Walaupun harus jatuh bangun dan susah payah menaklukkan salah satu raksasa Asia demi start manis, anak asuhan Nova Arianto memberikan sinyal optimisme untuk melanjutkan tren positif tersebut ketika bertemu Yaman di laga selanjutnya.
Diketahui bahwa bentrok bertajuk matchday kedua Grup C Piala Asia U-17 ini akan dimainkan pada Senin (7/4/2025) mendatang pukul 22.00 WIB. Stadion Prince Abdullah Al Faisal bakal kembali menjadi saksi bisu kiprah para pilar sepak bola Timnas Indonesia di masa depan.
“Untuk persiapan, lebih dipersiapin lagi melawan Yaman karena di pertandingan ini (kontra Korea Selatan) kita sedikit kurang maksimal. Besok kita mulai latihan, kita akan menganalisis tim Yaman mainnya gimana,” sambung Evandra.
Bertemu Yaman, Timnas Indonesia Bak Hadapi Laga Final
Garuda Muda dipastikan bakal tampil habis-habisan dalam laga menghadapi Yaman. Bukan hanya demi meneruskan tren positif tim, melainkan juga pertandingan ini adalah momen penentuan yang krusial. Dengan berbekal tiga poin sempurna atas Korea Selatan, maka Indonesia hanya perlu satu kemenangan lagi untuk menyegel satu tiket ke Piala Dunia U-17.
Fakta tersebut diyakini akan menambah daya juang, sekaligus mengatrol kepercayaan diri pasukan Merah Putih. Kesempatan emas di depan mata tak boleh dilewatkan, apalagi mengingat bahwa panggung akbar itu merupakan target tinggi yang diberikan federasi.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah mengingatkan agar Timnas Indonesia U-17 tak gentar dalam mengejar capaian terbaik di kompetisi. Pesan persatuan juga ditujukan kepada suporter agar senantiasa mengawal perjuangan Garuda Muda.
“Ayo kita dukung dan doakan terus perjuangan Timnas U17 agar melewati turnamen ini dengan hasil terbaik untuk menuju pentas dunia. Saya harap tidak ada kendala berarti, terlebih masa adaptasi dan persiapan para pemain untuk turnamen ini sudah maksimal. Kuatkan mental dan jangan pernah takut kejar target ke Piala Dunia U17," kata Erick sebagaimana menyadur pssi.org, Jumat (4/4) kemarin.
Dua tahun lalu Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 lewat jalur tuan rumah, oleh karenanya kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos lewat bab penyisihan. Selain Yaman, Indonesia juga harus berhadapan dengan Afghanistan di pertandingan pamungkas. Laga terakhir itu dijadwalkan berlangsung pada 11 April mendatang.
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Asisten Pelatih Inter Milan Murka dengan Performa Bek, Makin Ngotot Boyong Jay Idzes?
-
Orang Indonesia Dicoret dari Pemilik Oxford United, Bagaimana Nasib Marselino Ferdinan?
-
Nova Arianto Bisa Tersenyum, Pelatih Yaman Tak Tahu Pakai Strategi Buat Kalahkan Timnas Indonesia
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui