PSSI sepertinya masih akan mencari beberapa pemain keturunan baru yang bisa dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia di masa yang akan datang. Belum lagi di tahun 2025 ini selain timnas senior, PSSI akan disibukkan dengan agenda dari timnas Indonesia U-17 yang akan bersaing di ajang Piala Dunia U-17 2025 dan timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan ajang Sea Games 2025 mendatang.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), setelah sebelumnya sukses menaturalisasi 3 pemain baru, yakni Emil Audero Mulyadi, Dean James dan Joey Pelupessy yang kini menjadi bagian dari timnas Indonesia senior, PSSI sepertinya masih akan berburu para pemain keturunan yang kemungkinan bisa dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia, baik di level senior maupun di kelompok umur.
Terbaru, nama bek asal klub FC Volendam, yakni Luca Blondeau diisukan tertarik untuk dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia. Melansir dari akun instagram @futbol.indonesiaa, pemain berdarah belanda yang mengklaim memiliki darah Indonesia dari leluhurnya tersebut menyatakan minat untuk membela timnas Indonesia di masa depan.
“Jika PSSI menghubungiku aku akan sangat terbuka untuk itu dan aku akan mempertimbangkannya. Saya tahu beberapa hal tentang Indonesia saya sering ngobrol dengan Mauro tentang Indonesia. Indonesia adalah negara yang indah dan orang Indonesia sangat gila dengan sepak bola dan Patrick kluivert adalah pelatih Indonesia saat ini,” ujar Luca Blondeau.
Luca Blondeau sendiri sejatinya merupakan rekan setim dari Mauro Zijlstra yang juga kini tengah menjalani proses naturalisasi. Kedua pemain tersebut diketahui sukses membantu timnya saat ini, yakni FC Volendam untuk promosi ke kasta tertinggi Eredivisi pada musim 2025/2026 mendatang. Tentunya hal ini bisa menguntungkan bagi timnas Indonesia mengingat keduanya saat ini sedang bermain di klub yang sama.
Profil Singkat Luca Blondeau
Merujuk laman transfermarkt.co.id, Luca Blondeau sendiri lahir di Belanda pada tanggal 11 Februari 2006. Usianya yang baru 19 tahun tentunya menjadi keunggulan tersendiri dan bisa menjadi aset jangka panjang bagi timnas Indonesia. Dirinya sendiri kini sudah mendapatkan kontrak profesional dari klubnya, FC Volendam dengan duriasi 4 musim dan telah mengoleksi 4 caps bersama tim senior di kasta ke-2 liga Belanda musim 2024/2025 ini.
Sebagai seorang bek tengah, Luca Blondeau tentunya memiliki postur yang cukup ideal sebagai seorang pemain bertahan. Dirinya diketahui memiliki postur 194 cm yang tentunya tergolong cukup tinggi untuk seorang bek seusianya. Bahkan, posturnya diprediksi bisa naik beberapa centimeter dalam beberapa tahun kedepan.
Postur tinggi mencapai lebih dari 190 cm tentunya merupakan keunggulan tersendiri yang dimiliki oleh bek-bek modern. Postur tubuh tinggi tentunya bisa menunjang dari segi duel bola-bola udara yang terkadang terjadi di lini pertahanan sendiri atau pertahanan lawan. Sejauh ini, timnas Indonesia hanya memiliki 2 pemain bertahan yang memiliki postur jangkung, yakni Jay Idzes dengan 190 cm dan Elkan Baggott dengan postur 196 cm.
Hadirnya Luca Blondeau di skuad timnas Indonesia tentunya cukup menguntungkan bagi timnas Indonesia. Belum lagi usianya yang masih 19 tahun membuatnya bisa diturunkan oleh pelatih Gerald Vanenburg di skuad timnas Indonesia U-23 yang akan mempersiapkan diri untuk babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan digelar pada akhir tahun 2025 ini.
Jika PSSI memang tertarik untuk menaturalisasi Luca Blondeau, tentunya prosesnya akan lebih cepat mengingat dirinya cukup eligible untuk dinaturalisasi. Luca Blondeau sendiri memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek ayahnya yang lahir di Jakarta. Secara peraturan FIFA, Luca Blondeau memang memenuhi syarat untuk bermain bagi tim nasional tanah leluhurnya.
Baca Juga
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
Artikel Terkait
Hobi
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
Terkini
-
Papa Zola The Movie Bikin Banjir Air Mata: Kisah Nyata Perjuangan Ayah yang Menguras Emosi!
-
Hemat Pangkal Kaya? Masihkah Relevan di Era Ini atau Perlu Dievaluasi
-
Gelombang THR Usai, Saatnya Serbu Lowongan! 5 Jurus Ampuh Dapat Pekerjaan Baru Pasca-Lebaran
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding