Liga Thailand memang menjadi salah satu kompetisi di pesepakbolaan Asia yang memiliki kualitas liga yang cukup baik saat ini. Tak heran jika ada beberapa pemain berlabel timnas Indonesia yang mencoba peruntungannya saat berkompetisi di negeri “Gajah Putih” tersebut. Beberapa pemain yang dianggap cukup sukses saat berlaga di liga Thailand adalah Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.
Melansir dari laman berita suara.com (05/05/2025), duoa wing-back timnas Indonesia ini sukses menapaki karir yang cukup gemilang bersama klub-klub liga Thailand. Asnawi Mangkualam yang sudah bergabung bersama klub Port FC di liga Thailand sejak tahun 2024 silam hingga kini selalu menjadi andalan di tim papan atas Thai League 1 tersebut.
Di sisi lain, rekannya di timnas Indonesia, yakni Pratama Arhan memang baru saja bergabung dengan klub True Bangkok United atau Bangkok United pada awal tahun 2025 ini. Namun, performa mantan pemain klub PSIS Semarang ini terbilang cukup luar biasa kendati baru berkompetisi di liga Thailand selama kurang lebih 5 bulan. Bahkan, dirinya saat ini menjadi pilihan utama di sektor bek kiri klub True Bangkok United.
Performa gemilang keduanya juga turut membuat nilai pasar atau market value kedua pemain tersebut mengalami peningkatan. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, nili pasar dari Asnawi Mangkualam yang sebelumnya berada di angka Rp 6,95 milyar pada bulan Desember 2024 lalu, kini meningkat ke angka Rp 7,82 milyar rupiah per bulan Mei 2025 ini.
Sementara itu, rekannya di timnas, yakni Pratama Arhan juga mengalami peningkatan yang cukup besar. Pemain yang dikenal memiliki kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh ini mengalami kenaikan market value dari sebelumnya berada di angka Rp 2,61 milyar, kini menjadi berada di angka Rp 5,65 milyar per bulan Mei 2025 ini.
Kondisi ini sendiri tentunya mencerminkan performa keduanya yang benar-benar cukup baik dalam kurun sekitar 6 bulan terakhir atau setidaknya di musim 2024/2025 ini. Asnawi Mangkualam sendiri di musim 2024/2025 ini sudah bermain sebanyak 28 kali di semua kompetisi bersama Port FC dan mencetak 1 gol, serta 1 assist.
Di sisi lain, Pratama Arhan di musim ini juga cukup menunjukkan performa yang baik. Dirinya sudah bermain sebanyak 11 kali dan mencetak 4 assist. Tentunya performa tersebut tergolong cukup baik untuk pemain yang baru berkompetisi selama 5 bulan di liga Thailand.
Performa Baik di Klub, Belum Jadi Jaminan Posisi di Timnas Indonesia
Kendati memiliki performa yang terbilang baik saat ini, posisi Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan di skuad timnas Indonesia memang masih belum terlalu jelas. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert lebih suka memainkan para pemain yang berkompetisi liga Eropa dibandingkan keduanya saat ini.
Di sektor bek kanan, Patrick Kluivert lebih suka memainkan nama Kevin Diks yang memang tampil cukup baik bersama klub Denmark, FC Copenhagen. Lalu, untuk cadangannya dipastikan akan menjadi milik Sandy Walsh yang kini berkarir bersama klub Jepang, Yokohama F. Marinos. Peluang Asnawi Mangkualam untuk menembus skuad utama di sektor bek kanan saat ini memang cukup kecil meskipun masih terbuka.
Sementara itu, di sektor bek kiri persaingannya lebih ketat lagi. Pratama Arhan harus bersaing dengan nama-nama tenar seperti Calvin Verdonk, Dean James, Shayne Pattynama dan Nathan Tjoe-A-On. Tentunya performa para pemain keturunan tersebut memang cukup sulit untuk dilampaui oleh Pratama Arhan saat ini kendati permainan pemain berusia 23 tahun ini terbilang cukup baik.
Namun, bukan tak mungkin keduanya akan bisa kembali menembus skuad timnas Indonesia jika tetap konsisten dengan performanya dari waktu ke waktu.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Penantang Baru MacBook? Redmi Book 14 2026 Resmi Meluncur dengan Spesifikasi Gahar!
-
Drakor The Scarecrow Pecahkan Rekor ENA, Kepala Produksi Ungkap Alasannya
-
Episode 5 dan 6 The Scarecrow Bikin Penonton Ikut Mikir Keras
-
Brass Monkeys: Kenapa yang Jelas Lebih Baik Justru Tidak Dipilih?
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan