Kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/2025 hanya tinggal menyisakan tiga pekan. Laga-laga krusial ini akan dimanfaatkan oleh masing-masing kontestan, entah untuk membidik target terbaik atau sekadar menyelamatkan diri dari ancaman degradasi.
Sedangkan bagi Bali United, skuad kebanggaan Pulau Dewata itu tengah disokong oleh motivasi pertama. Sebagai salah satu tim legendaris yang memiliki materi pemain mewah, mereka bertekad untuk finis di papan atas klasemen akhir.
Sekarang pasukan Serdadu Tridatu menghuni peringkat ke-6 dengan total 47 poin dikumpulkan dari 31 pertandingan. Angka tersebut berjumlah sama seperti milik Persija Jakarta dan PSBS Biak yang menyusul di bawahnya.
Meski dalam skenario terburuk Bali United bisa dilengserkan, para pemain besutan Stefano Cugurra juga punya peluang untuk naik menembus lima besar.
Sebab hanya ada gap dua angka dari Borneo FC yang menempati urutan kelima. Namun syaratnya, tiga laga pamungkas harus diakhiri dengan kemenangan penuh. Ini bukan misi yang mudah, sebab deretan lawan yang akan dihadapi pun tak bisa dianggap enteng.
“Situasi saat ini benar, kami masih punya peluang masuk lima besar,” kata Teco, seperti dilaporkan Antara News, Kamis (8/5/2025).
Pekan-pekan terakhir di BRI Liga 1 2024/2025 menyisakan Persija Jakarta, Madura United, serta Persebaya Surabaya sebagai musuh yang harus Bali United taklukkan. Kini, sang juru taktik mengungkap bahwa anak asuhannya lebih dulu konsentrasi menatap duel terdekat.
“Situasi tidak mudah. Kami harus bisa menang lawan Persija, tim lawan terdekat dan kemudian fokus lawan Madura,” imbuhnya.
Sesuai jadwal, Privat Mbarga dan kolega akan menjalani laga tandang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara demi menantang tuan rumah Macan Kemayoran pada hari Sabtu (10/5/2025).
Di atas kertas, Persebaya Surabaya justru digadang-gadang sebagai lawan paling tangguh bagi Serdadu Tridatu. Sebab saat ini Bajul Ijo masih bertengger di urutan kedua dengan 54 poin, atau berjarak tujuh poin dari Bali United sendiri.
Persebaya juga dikejar ambisi untuk tampil di kompetisi antarklub Asia, sehingga pasti turut mengincar poin penuh dalam setiap kesempatan agar bisa menyalip Dewa United FC. Dua motivasi tersebut dapat membuat Bruno Moreira dan kolega tampil agresif dan berpotensi merepotkan barisan pertahanan Bali United.
Kendati demikian, skuad asuhan Teco juga punya bekal yang positif. Mereka mendominasi rekor head to head dengan meraup 7 kemenangan dalam 12 pertemuan terakhir dengan Persebaya. Dari segi produktivitas, Bali telah membukukan 19 gol ke gawang Bajul Ijo, sedangkan tim lawan baru mencetak 15 gol.
Bali United juga dapat memanfaatkan lemahnya lini depan maupun konsentrasi pemain yang kerap buyar setelah mencetak gol. Ini tercermin dari pertandingan terbaru melawan Persik Kediri. Tiga kali unggul lebih dulu, tiga kali pula gol mereka dibalas oleh Macan Putih.
Bahkan dua gol balasan pertama hanya berjarak hitungan menit saja.
Pasang Target Terbaik, Misi Bali United Ukir Kenangan Terakhir bersama Stefano Cugurra
Datang menangani Bali United sejak kompetisi musim 2019, belum lama ini Stefano Cugurra mengumumkan perpisahan dengan tim.
Kontrak yang akan berakhir di penghujung musim dipastikan tak diperpanjang lagi. Masih belum diketahui ke mana juru taktik asal Brasil itu bakal berlabuh, tetapi ia memastikan bakal tetap berkarir di tanah air.
Tiga pekan terakhir jadi peluang bagi kedua pihak untuk saling mengukir kenangan manis sebelum resmi berpisah dan meniti perjalanan masing-masing. Target finis di lima besar bukan hal yang mustahil, tetapi memang perlu kerja keras dalam mewujudkan mimpi tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
In This Economy, Tak Termakan Provokasi dan Propaganda Adalah Berkah?
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
Artikel Terkait
-
Rute Konvoi Perayaan Persib Juara BRI Liga 1 Alami Perubahan, Ada Apa?
-
Persib Juara, Bali United Yakin Tembus 5 Besar BRI Liga 1 2024-2025
-
Nasib PSIS Semarang Mengkhawatirkan, Siap Bidik Target Terbaik di 3 Laga?
-
Meski Sudah Juara Liga 1, Persib Tetap Targetkan Kemenangan di Pertandingan
-
Terima Lisensi Klub Profesional, Dewa United Makin Ngebet Tampil di Asia
Hobi
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
-
Misi Mustahil: Saat Negara Kecil Berpenduduk 500 Ribu Jiwa Siap Guncang Argentina di Piala Dunia
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
-
Tak Terkalahkan! Jepang Lolos 32 Besar dan Tegaskan Kekuatan Terbaik Asia
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
Terkini
-
Perdana Tayang, House of the Dragon S3 Raih 21,5 Juta Penonton dalam 3 Hari
-
Wajah Kusam dan Bruntusan? Coba 4 Exfoliating Face Wash Murah Cuma Rp30 Ribuan!
-
Paradoks Kekerasan dan Agama dalam Film In the Hand of Dante
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Menggugat Stigma Panti Jompo dan Makna Berbakti
-
Koneksi dan Loyalitas Jadi Jalan Pintas, Apa Kabar Meritokrasi?