Beberapa hari terakhir, dunia persepakbolaan dunia digemparkan dengan kabar duka yang teramat mendalam. Ketika di belahan dunia lain para penggemar sepak bola internasional tengah disibukkan dengan ingar-bingar gelaran Piala Dunia Antarklub, dari Spanyol berembus kabar duka terkait kepergian pemain Liverpool, Diogo Jota.
Menyadur laman Suara.com (4/7/2025), pemain berkebangsaan Portugal tersebut harus kehilangan nyawanya setelah mengalami kecelakaan tunggal bersama sang adik, Andre Silva di Zamora, Spanyol.
Kepergian Diogo Jota yang tragis, tentunya membuat siapapun merasa kehilangan. Bahkan laman Suara.com menginformasikan, untuk mengenang jasa sang pemain terhadap klub, Liverpool memutuskan untuk memensiunkan jersey nomor 20 yang selama ini identik dengan pemain berusia 28 tahun tersebut.
Dalam perjalanan karier sepak bola profesional mendiang Diogo Jota, tentunya sudah banyak pemain yang berhadapan dengan dirinya di arena. Dan ternyata, dua pemain dari kawasan Asia Tenggara, yakni Joey Pelupessy dan Dion Cools, pernah berhadapan dengan Jota, di tahun 2018 dan 2020 lalu.
Lantas, siapa di antara kedua pemain tersebut yang bisa mengalahkan Diogo Jota dalam pertarungan yang sempat terjadi tersebut? Bukan bermaksud apa-apa, hanya sekadar untuk mengenang bagaimana perjalanan Diogo Jota yang sempat mewarnai perjalanan karier dua pemain dari Asia Tenggara ini.
1. Joey Pelupessy
Menurut informasi yang diunggah oleh akun instagram @seasiagoal, pertandingan yang melibatkan mendiang Diogo Jota dengan Joey Pelupessy ini terjadi pada 28 April 2018 di pentas divisi Championship yang merupakan kompetisi sepak bola kasta kedua di Inggris.
Kala itu, Joey Pelupessy yang kini menjadi pemain Timnas Indonesia masih bermain di Sheffield Wednesday, sementara Diogo Jota berstatus sebagai pemain pinjaman di klub Wolverhampton Wanderers.
Laman match report transfermarkt.com menuliskan, pada pertandingan yang berlangsung di Molineux Stadium yang merupakan markas dari The Wolves tersebut, kedua kesebelasan berbagi hasil sama kuat, di mana hingga pertarungan berakhir kedua kesebelasan hanya mampu bermain imbang tanpa gol.
Jadi, untuk kenangan pertarungan Diogo Jota melawan Joey Pelupessy, tak ada pemenangnya ya.
2. Dion Cools
Selain Joey Pelupessy yang merupakan penggawa Timnas Indonesia, mendiang Diogo Jota juga tercatat pernah bertarung melawan pemain andalan Timnas Malaysia, Dion Cools.
Bedanya, jika Joey Pelupessy bermain di divisi Championship dan status Jota adalah pemain Atletico Madrid yang dipinjamkan kepada Wolverhampton Wanderers, maka saat melawan Dion Cools, status pemain Timnas Portugal tersebut sudah menjadi milik Liverpool, dan bertarung di level tertinggi kompetisi antarklub benua biru, yakni Liga Champions Eropa.
Laman match report transfermarkt.com mencatat, pertarungan antara Diogo Jota melawan Dion Cools ini berlangsung pada 10 Desember 2020, saat Liverpool berhadapan dengan wakil Denmark, FC Midtjylland.
Uniknya, seperti halnya pertandingan yang mempertemukan Diogo Jota dengan Joey Pelupessy, di laga melawan FC Midtjylland yang diperkuat oleh Dion Cools ini juga berkesudahan dengan hasil imbang.
Namun bedanya, jika laga melawan Joey Pelupessy dan tim Sheffield Wednesday berkesudahan tanpa gol, namun di laga melawan FC Midtjylland yang diperkuat Dion Cools ini berkesudahan dengan skor 1-1 yang mana gol Liverpool dicetak di menit pertama pertandingan oleh Mohammed Salah, sementara gol balasan tim asal Denmark tersebut diciptakan oleh Alexander Scholz melalui titik penalti pada menit ke-62.
Jadi, bisa dilihat, kenangan dua pertandingan yang melibatkan Diogo Jota dengan dua pemain asal Asia Tenggara tersebut semuanya berkesudahan tak ada pemenang ya. Baik Joey Pelupessy, Dion Cools maupun Diogo Jota, ketiganya meninggalkan kenangan dalam pertarungan yang berakhir dengan baik untuk semuanya.
Baca Juga
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
Artikel Terkait
Hobi
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala