Laga FIFA matchday kedua di bulan September hanya menghasilkan hasil imbang bagi Timnas Indonesia. Melawan Lebanon yang notabene memiliki kualitas lebih baik daripada China Taipei di pertarungan pertama lalu, Pasukan Merah Putih tak bisa mencetak barang satu gol pun.
Jika melihat peringkat FIFA yang mana Lebanon terkonfirmasi memiliki posisi yang lebih tinggi daripada Indonesia, tentunya hasil ini merupakan sebuah pencapaian yang cukup positif.
Namun, jika kita merujuk pada komposisi pemain maupun harga skuat yang dimiliki oleh Skuat Garuda, hasil imbang ini merupakan sebuah hal yang cukup pantas untuk disayangkan. Pasalnya, baik dari segi persebaran liga tempat para pemain Indonesia berkarier maupun dari segi harga pemain, Pasukan Garuda memiliki harga yang berlipat-lipat dari sang lawan.
Jika di laman transfermarkt.com harga keseluruhan skuat yang dimiliki oleh Lebanon berada di angka Rp104,29 miliar, maka Timnas Indonesia memiliki harga hingga lima kali lipat dari sang lawan. Laman transfermarkt.com menuliskan, pada pemanggilan kali ini harga pasaran Skuat Merah Putih berada di angka Rp519,28 miliar.
Namun sayangnya, meskipun memiliki para pemain yang berharga mewah, pelatih Patrick Kluivert terpantau tak serta-merta memasangkan para pemain termahalnya dalam skuat awal yang dia turunkan.
Seperti contoh, dilansir dari laman transfermarkt.com, pada laga melawan Lebanon kemarin, pelatih berkebangsaan Belanda tersebut menurunkan kuartet pemain lini belakang yang berkomposisikan pemain abroad dan pemain dari liga domestik.
Di laga tersebut, Patrick Kluivert menurunkan Dean James di sektor fullback kiri, kemudian duet center back berisikan Jay Idzes dan Kevin Diks, serta Yakob Sayuri di sektor kanan pertahanan Indonesia.
Tentunya, jika dibandingkan dengan daftar pemain yang dipanggil untuk bergabung dalam skuat, komposisi lini pertahanan ini dapat dikatakan masih belum mewah 100 persen, setidaknya dalam segi harga pemain.
Memang, untuk duet center back yang diisi oleh Jay Idzes dan Kevin Diks, kita tak perlu berdebat karena menurut daftar panggil skuat yang ada, kedua pemain ini merupakan yang tertinggi di tubuh Timnas Indonesia.
Jay Idzes saat ini memiliki harga pasaran di angka Rp130,36 miliar, sementara Kevin Diks saat ini memiliki harga Rp86,91 miliar.
Pun demikian dengan Dean James. Pemain berusia 25 tahun asal Go Ahead Eagles tersebut saat ini memiliki harga Rp31,29 miliar dan masih menjadi fullback kiri termahal setelah Calvin Verdonk yang pada laga tersebut dipasang sebagai gelandang bertahan.
Nah, di sektor fullback kanan inilah Patrick Kluivert membuat keputusan yang tak selaras dengan tiga pemain belakang lain yang dipasangnya. Alih-alih memasang Sandy Walsh atau Eliano Reijnders yang memiliki harga tinggi di sektor ini, mantan pemain Barcelona tersebut justru memasang Yakob Sayuri untuk melengkapi barisan lini pertahanannya.
Namun demikian, meskipun Patrick Kluivert urung untuk memasang barisan pertahanan paling mewahnya di laga melawan Lebanon, namun kinerja empat pemain bertahan yang dipercayainya tersebut terbilang cukup memuaskan.
Sedari awal pertandingan dimulai, empat pemain yang dipasang oleh Kluivert di lini pertahanan Skuat Garuda sukses menjaga area pertahanan untuk tetap bersih dari serangan lawan, dan beberapa kali pula dua fullback yang dipercayakan kepasa Yakob Sayuri serta Dean James juga turut serta membantu penyerangan dengan tusukan-tusukan atau bahkan umpan silang yang cukup mengancam.
Memang, pelatih Patrick Kluivert di laga melawan Lebanon kemarin urung untuk memasang barisan bek terbaiknya. Namun demikian, kinerja yang dilakukan oleh Yakob Sayuri yang dipasang di laga tersebut juga sama sekali tak mengecewakan.
Bahkan, permainan impresif yang ditunjukkan oleh saudara kembar dari Yance Sayuri tersebut membuat Kluivert memercayakan sang pemain untuk bertarung hingga akhir pertarungan.
Baca Juga
-
Sepertiga Akhir Ramadan dan Muslim Indonesia yang Harus Berjuang Lebih Keras Berburu Lailatul Qadar
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
Artikel Terkait
-
Rekap Menang, Kalah, Seri Timnas Indonesia Patrick Kluivert Jelang Lawan Arab Saudi
-
Persamaan Keburukan Timnas Indonesia U-23 dan Senior, Kesal Kalau Tahu Fakta Sebenarnya
-
Miris Kondisi Timnas Indonesia U-23 Usai Ditinggal STY, Terburuk Sepanjang Sejarah?
-
Kalah dari Korea Selatan, Timnas Indonesia U-23 Gagal Melaju ke Piala Asia
-
Statistik Ungkap Kelemahan Timnas U-23: Lini Tengah Bagus, Lini Depan Mandul
Hobi
-
Windah Basudara hingga Logan Paul, Kenapa Kartu Pokemon Mahal dan Digemari?
-
Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP
Terkini
-
Baju Baru yang Lusuh
-
Lelaki Tak Berkepala yang Berjongkok di Rel Kereta Tanpa Palang Pintu
-
Harga Sebuah Percaya: Mengapa Cinta Tak Cukup Hanya Dititipkan dalam Doa?
-
Mengapa Momen Lebaran Sering Menjadi Ajang Membandingkan Pencapaian?
-
Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan