Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dipastikan tak akan menjalani musim 2025/2026 ini bersama klub induknya, Oxford United.
Sepertimana dilansir laman Suara.com (12/9/2025), pemain yang genap berusia 21 tahun pada 9 September kemarin itu kini berlabuh ke klub Liga Utama Slowakia, AS Trencin dengan status sebagai pemain pinjaman.
Laman transfermarkt menuliskan, pemilik 37 caps bersama Timnas Indonesia tersebut akan menjalani masa peminjaman di klub negara yang pernah bersatu dengan Republik Ceko tersebut hingga 30 Juni 2026.
Menjalani masa peminjaman sejatinya bukanlah sebuah hal yang buruk bagi seorang pemain sepak bola. Meskipun dengan dipinjamkan ke klub lain menjadi indikator bahwa sang pemain dianggap kalah bersaing dengan pemain lain di klub induknya, namun menjalani masa peminjaman juga bisa menjadi masa-masa untuk berproses dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya.
Pasalnya, sudah banyak pemain yang berubah menjadi andalan klub induknya selepas kembali dari masa peminjaman yang bisa ditiru oleh Marceng. Tak perlu jauh-jauh, di tubuh Timnas Indonesia sendiri ada sosok Calvin Verdonk yang bisa dijadikan role model oleh Marselino.
Sepertimana yang terjadi pada Marceng saat ini, Calvin Verdonk juga harus menjalani masa peminjaman ke klub lain sebelum menjadi seperti sekarang ini.
Bukan hanya satu atau dua musim, dalam catatan laman transfermarkt, Calvin Verdonk bahkan harus merasakan berkali-kali dipinjamkan ke klub lain oleh klub induknya semenjak musim 2016/2017 hingga 2021/2022 lalu.
Tercatat, dalam karier sepak bola profesionalnya, pemain yang mendapatkan julukan kesayangan "si Loopy" dari para penggemar Timnas Indonesia tersebut pernah bermain dengan status pinjaman di klub PEC Zwolle, dua kali ke NEC Nijmegen dan FC Twente.
Namun, justru dari menjalani masa peminjaman itulah Calvin menemukan jalan menuju kesuksesan kariernya. Ketika memperkuat klub Liga Portugal Famalicao pada musim 2020/2021, Calvin Verdonk menjalani masa peminjaman ke NEC Nijmegen.
Dan karena pihak Nijmegen merasa cocok dengan skill serta kualitas yang dimiliki oleh Verdonk, pada musim 2022/2023 lalu mereka mendatangkan Verdonk secara permanen, dan menjadikannya sebagai salah satu pemain andalan di klub.
Hasilnya pun sangat luar biasa. Hingga awal musim 2025/2026 ini, Calvin Verdonk menjadi salah satu pemain fullback kiri terbaik di Liga Belanda dan Eropa, yang mana pada akhirnya membuat LOSC Lille dari Prancis kepincut untuk mendatangkannya.
Kita harapkan, semoga Marceng termotivasi dengan perjalanan penuh liku dari Calvin Verdonk di masa-masa sulit karier sepak bolanya dulu, sembari terus belajar dan meningkatkan kualitas permainan seperti seniornya tersebut.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Rapor 3 Pemain Timnas Indonesia di Liga Top Eropa, Jay Idzes Raih Hasil Positif
-
Tutup TC di Bulgaria dengan Kekalahan, Pelatih Timnas Indonesia U-17 Akui Banyak Kekurangan
-
Pilih Pemain Sendiri, Gerald Vanenburg Terkesan Lempar Kesalahan Pasca Raih Kegagalan
-
Respons Pemain Keturunan Arnhem Cetak Assist Bantu Tim Guru Patrick Kluivert Berjaya
-
Statistik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia: Persentase Kemenangan 50 Persen, Banyak Kebobolan
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog
-
Warisan Resep Dapur Ibu