Dua pekan jelang pertarungan nan menentukan melawan Arab Saudi dan Irak, Patrick Kluivert secara resmi telah merilis nama-nama pemain untuk bergabung ke skuat Timnas Indonesia.
Akun instagram @timnasindonesia mengunggah, sebanyak 28 nama dipersiapkan oleh eks pemain Barcelona tersebut untuk mengarungi kerasnya ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam pemanggilan tersebut, nama pemain asal klub FC Twente yang berkompetisi di pentas Eredivisie, Mees Hilgers tak nampak dalam daftar. Pada pemanggilan kali ini, posisi center back yang biasa dihuni oleh Hilgers, diserahkan kepada kuartet Jay Idzes, Rizky Ridho, Jordi Amat dan Kevin Diks.
Hilangnya nama Mees Hilgers dari daftar panggil Patrick Kluivert, selain mereduksi kekuatan lini pertahanan Timnas Indonesia, ternyata juga memberikan efek yang cukup signifikan terkait dengan harga total skuat.
Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, dengan komposisi 28 pemain yang telah ditetapkan oleh Patrick Kluivert saat ini, harga total Timnas Indonesia berada di angka Rp558,82 miliar. Pemain klub Sassuolo, Jay Idzes menjadi pemain termahal dalam skuat dengan harga mencapai Rp130,36 miliar, sementara pemain dengan harga termurah dimiliki oleh Mauro Zijlstra dari Volendam dengan harga pasar Rp1,30 miliar.
Sejatinya, harga pasaran yang saat ini dimiliki oleh Timnas Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode pemanggilan sebelumnya. Pada laman history transfermarkt.com, pada periode pemanggilan untuk FIFA matchday bulan September lalu, harga total skuat Timnas Indonesia bahkan menembus angka lebih dari Rp650 miliar, yang mana harga tersebut juga menempatkan Pasukan Merah Putih sebagai salah satu tim termahal di ronde keempat.
Namun sayangnya, faktor tak adanya Mees Hilgers yang saat ini memiliki harga pasaran di angka Rp112,98 miliar, membuat harga total skuat Garuda menjadi menurun cukup drastis, dan bahkan berpotensi untuk disalip oleh para rivalnya di grup B babak kualifikasi ronde keempat nanti.
Namun demikian, tentunya kita berharap berkurangnya harga pasaran yang dimiliki oleh Timnas Indonesia ini tak berpengaruh apa-apa terhadap permainan mereka di lapangan nanti.
Karena kita ketahui bersama, dalam sepak bola, besarnya harga pasaran skuat kadang tak berbanding lurus dengan kekuatan yang mereka miliki di lapangan pertarungan.
Baca Juga
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
-
Ajukan Diri ke AFC, Seberapa Besar Peluang Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2031?
-
Terancam Menepi di FIFA Series, Comeback Marselino ke Timnas Indonesia Bakal Semakin Molor
Artikel Terkait
-
Pemain Super Sibuk, Beckham Putra Siap Tampil Maksimal di Persib dan TimnasIndonesia
-
Persiapan Timnas Indonesia Mepet, Bisakah Menang di Putaran4Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
Dulu Anak Emas, Kini 4 Jagoan Shin Tae-yong Terlempar dari Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Tanpa Mees Hilgers dan Marselino Ferdinan, Ini Kata Erick Thohir
-
Gerbong STY Kian Habis: Kini Giliran Marselino Ferdinan Ditinggal Patrick Kluivert
Hobi
-
Nyaris Juara! Indonesia Imbang 5-5 Lawan Iran, Bukti Garuda Raja Baru Asia
-
Cyrus Margono Gabung Persija, Target Indonesia Juara AFF Cup Kian Nyata
-
Peran Journaling dalam Film Even If This Love Disappears Tonight di Netflix
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?
-
Reuni di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Sambut Kedatangan Mauro Zijlstra
Terkini
-
Lisa BLACKPINK Bintangi Film Netflix Baru, Terinsipirasi dari Notting Hill
-
Cha Ga Won Terlilit Utang, EXO CBX dan The Boyz Akan Hadapi Resiko Buruk?
-
Advokasi Gender dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam
-
Seni Mengelola Cemas untuk Hidup yang Lebih Tenang di Buku Bye-Bye Anxiety
-
Misteri Buku Harian dan Kutukan Turun Temurun