PSSI telah resmi menunjuk Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2025 Thailand pada Desember mendatang. Keputusan yang diumumkan pada Senin (25/9/2025) ini langsung disambut hangat oleh publik, mengingat rekam jejak gemilang Indra Sjafri. Namun, penunjukan tersebut juga sontak memunculkan pertanyaan besar mengenai nasib Gerald Vanenburg.
Menyadur Antara News, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali menyampaikan bahwa pihaknya sudah siap menjadi bagian dari kontingen Indonesia di SEA Games 2025 dan diputuskan bahwa Indra Sjafri akan memimpin skuad Garuda.
Indra Sjafri sendiri menyambut tanggung jawab besar ini dengan menyatakan bahwa ia siap menjalankan tugas negara.
"Ini tugas negara. Kalau mau nyaman, saya sudah menjadi pahlawan yang mengakhiri penantian 32 tahun (meraih medali emas SEA Games). Namun karena ini tugas negara, karena seperti tadi sudah disampaikan waketum, apapun hasilnya saya siap dengan tugas ini," urainya.
Keputusan PSSI ini didasarkan pada keberhasilan Indra Sjafri membawa Timnas Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 2023 di Kamboja. Saat itu, Timnas Indonesia U-22 berhasil mengakhiri puasa medali emas selama 32 tahun, setelah terakhir kali memenanginya pada SEA Games 1991.
Pada final SEA Games 2023, Timnas Indonesia menang dramatis melalui adu penalti 5-2 atas Thailand. Pencapaian luar biasa itu melengkapi prestasi Indra Sjafri di level timnas kelompok umur.
Sebelumnya, Indra Sjafri juga sukses memimpin timnas U-19 memenangi Piala AFF U-19 pada 2013 dan timnas U-22 menjuarai Piala AFF U-22 pada 2019. Catatan apik di Asia Tenggara inilah yang kembali menjadi modal utama PSSI untuk mempercayakan nasib Pasukan Merah Putih di ajang multievent tersebut kepadanya.
Alasan PSSI Singkirkan Vanenburg Demi Indra Sjafri, Lalui Pertimbangan Matang?
Di tengah penunjukan Indra Sjafri yang bersifat spesifik untuk SEA Games 2025, nasib Gerald Vanenburg sempat menjadi pertanyaan publik. Vanenburg diketahui telah menangani Timnas U-23 sejak Januari 2025. Selama masa kepelatihannya, Jens Raven CS sempat mencapai final Piala AFF U-23 2025, tetapi kemudian gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Zainuddin Amali dengan tegas menjawab keraguan tersebut. Ia memastikan bahwa nasib Gerald Vanenburg tidak terombang-ambing, meskipun tidak melatih timnas untuk SEA Games 2025.
"Coach Gerard dikontrak oleh PSSI, dia sebagai pelatih timnas U23. Dan itu tetap, nasibnya tetap sampai dengan berakhirnya kontrak,” ujar Amali.
Menurut perrnyataan tersebut, Vanenburg akan tetap menangani Timnas U-23 sesuai kontrak semula, meski ajang SEA Games kini diserahkan kepada Indra Sjafri.
Selain karena memiliki prestasi mentereng bersama timnas kelompok umur di level Asia Tenggara, Indra Sjafri dinilai memiliki pengalaman memimpin tim di ajang multi cabang olahraga seperti SEA Games.
"Kemudian tentu seperti yang saya sudah sampaikan tadi, SEA Games ini sangat berbeda. Nuansa dan atmosfernya, dan publik sangat berharap betul tentang kembalinya medali emas lagi. Itulah salah satu pertimbangan dari PSSI. Ya sudah kita kembali lagi, ke si penghasil emas, panggil ke Indra Sjafri," jelas Amali.
Pertimbangan PSSI itu didasarkan pada tekanan dan harapan besar publik untuk mengulang kembali kesuksesan medali emas. Indra Sjafri dinilai sebagai sosok yang paling tepat untuk menghadapi atmosfer unik dan target tinggi di SEA Games 2025.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
Alasan Logis di Balik Pemulangan Dean James: Demi Mental Pemain, Bukan Karena Performa!
-
Erick Thohir Optimis Timnas Indonesia Unjuk Energi Baru di FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Buat John Herdman Terkesan, Kode Keras Bakal Jadi Starter?
Artikel Terkait
-
Pemain Keturunan Bermarga Sitorus Bersinar di Liga Australia, Tanpa Naturalisasi Bisa Bela Timnas
-
Timnas Malaysia dan Ambisi Meraih Kejayaan dengan Cara Instan yang Berujung Mimpi Buruk
-
H-8 vs Arab Saudi, Pemain Keturunan Rp 13,91 Miliar Cedera, Timnas Indonesia Makin Kritis
-
Bocoran Pemain Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025 Pilihan Indra Sjafri
-
Nova Arianto Tiba-Tiba Pamit, Ada Apa?
Hobi
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?