Dua pertarungan penentuan menuju putaran final Piala Dunia 2026 akan dijalani oleh Timnas Indonesia di awal bulan Oktober ini.
Dua lawan berlevel benua, yakni Arab Saudi dan Irak, akan menjadi lawan terakhir sebelum Indonesia resmi menahbiskan diri sebagai peserta putaran final gelaran sepak bola paling akbar sejagat raya itu.
Dalam setiap pertandingan, kemenangan tentunya menjadi target yang diusung oleh para kontestan. Termasuk Timnas Indonesia tentu saja demikian. Dua kemenangan yang mereka raih atas Arab Saudi maupun Irak nantinya, akan mengamankan Indonesia mengamankan satu tiket ke benua Amerika tahun depan.
Namun pada faktanya, ternyata ada skenario di mana Timnas Indonesia tak memerlukan satu kemenangan pun untuk bisa mendapatkan tiket menuju putaran final Piala Dunia tahun depan.
Kok bisa? Begini pembahasannya!
Sejatinya, dalam perhitungan yang ada, Pasukan Merah Putih bisa saja melenggang ke turnamen akbar tahun depan itu meski mereka tak memenangi satu pun pertandingan.
Perhitungannya adalah, Indonesia cukup bermain imbang 1-1 dalam dua kali pertandingan, baik saat bertarung melawan Arab Saudi maupun ketika bersua dengan Irak.
Sehingga nantinya, Indonesia akan memiliki 2 poin, menciptakan 2 gol, kebobolan 2 gol dan selisih gol 0. Tentu kita akan berpikir, bukankah ini adalah jumlah yang sangat minim guna bisa dijadikan modal untuk lolos ke babak final?
Namun demikian, perhitungan tersebut masih sangat bisa membawa Indonesia ke Piala Dunia, dengan catatan pertemuan antara Arab Saudi melawan Irak juga berakhir imbang, namun dengan hasil akhir tanpa gol.
Dengan kondisi demikian, maka nantinya ketiga kesebelasan semuanya akan memiliki masing-masing 2 poin, namun Indonesia unggul dalam hal produktifitas gol.
Karena dengan imbangnya laga antara Arab Saudi melawan Irak, maka kedua tim asal Timur Tengah tersebut akan memiliki 2 poin (sama dengan Indonesia), namun mereka hanya mencatatkan 1 kali mencetak gol, dan satu kali kebobolan.
Dan inilah yang menjadi celah bagi kelolosan Indonesia. Pasalnya, dalam tiebreakers aturan kelolosan yang dirilis oleh FIFA maupun AFC, penentuan posisi di klasemen untuk ronde keempat ini akan berdasarkan poin, kemudian selisih gol, dan yang ketiga adalah jumlah gol yang diciptakan.
Jadi, dengan modal menciptakan 2 gol hasil dari dua kali imbang 1-1 melawan Irak dan Arab Saudi, secara perhitungan Pasukan Garuda sudah berhak untuk menjadi kontestan di putaran final Piala Dunia tahun depan.
Cukup mencengangkan bukan?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tiket ke Liga Nasional Hangus! Kisah Pilu PSIR Rembang Didiskualifikasi Gara-Gara Suporter FOMO
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
-
Indonesia Urung Tampil, Sepak Bola Asian Games Dipastikan Kehilangan Satu Kekuatan Terbaik
Artikel Terkait
-
Rating 'Hijau' Calvin Verdonk: Statistik Solid Bek Timnas Saat Lille Tumbangkan AS Roma
-
Breaking News! Patrick Kluivert Panggil Kiper Keturunan Makassar untuk Lawan Arab Saudi
-
H-6 Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Pemain Keturunan Rp 31,29 Miliar Kasih Kabar Baik
-
Hasil Liga Europa: Klub Pemain Timnas Indonesia Kompak Berpesta
-
Patrick Kluivert Ditarget Lolos Putaran Final Piala Dunia 2026, Kalau Gagal Bagaimana?
Hobi
-
Tiket ke Liga Nasional Hangus! Kisah Pilu PSIR Rembang Didiskualifikasi Gara-Gara Suporter FOMO
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Nova Arianto Sanjung Peningkatan Mental Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Kedua