Perjalanan panjang Timnas Indonesia untuk mendapatkan tiket putaran final Piala Dunia 2026 akhirnya berakhir dengan kekecewaan.
Setelah berjuang selama 2 tahun tepat, Pasukan Merah Putih akhirnya mengubur mimpi untuk tampil di kompetisi sepak bola paling akbar sejagat raya pasca kandas dalam dua kali pertarungan melawan Arab Saudi dan Irak.
Di antara para kontestan yang melaju ke ronde keempat babak kualifikasi, Timnas Indonesia sendiri adalah tim yang paling panjang perjalanannya. Mereka bahkan harus menghabiskan waktu hingga 24 bulan untuk mengarungi perjalanan ini dan memainkan hingga 20 pertandingan!
Lantas, bagaimanakah hasil rekap perjalanan Timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini? Mari kita bahas!
Berdasarkan sumber dari berbagai media, Timnas Indonesia memulai perjalanannya di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan melawan Brunei Darussalam di ronde pertama.
Pada dua pertandingan yang dijalani, Pasukan Merah Putih berhasil menuntaskan perlawanan tim asal Pulau Kalimantan tersebut dengan skor telak, yakni agregat 12 gol tanpa balas.
Berlanjut ke ronde kedua, Timnas Indonesia tergabung di grup F bersama dengan duo tim Asia Tenggara, Filipina dan Vietnam, serta tim Singa Mesopotamia, Irak.
Dari 6 laga yang dijalani secara home-away, Timnas Indonesia mencatatkan 3 kemenangan, 1 kali hasil imbang dan 2 kekalahan. Total, anak asuh Shin Tae-yong tersebut menciptakan 8 gol dan kebobolan 8 gol pula.
Pasca lolos dari ronde kedua, Pasukan Garuda harus berjuang lebih keras lagi di ronde ketiga yang berisikan 18 tim terbaik di benua Kuning.
Dalam rilisan laman AFC, di ronde ketiga ini Pasukan Merah Putih bergabung di grup C dan berkompetisi dengan tim-tim langganan Piala Dunia sekelas Jepang, Australia dan Arab Saudi. Sementara 2 tim lainnya, China dan Bahrain juga tak bisa dianggap enteng karena merupakan kekuatan medioker di persepakbolaan benua sekaligus langganan turnamen level Asia.
Hasilnya, dari 10 pertandingan yang dijalani, Jay Idzes dan kolega berhasil menang sebanyak 3 kali, imbang 3 kali dan 4 kali menelan kekalahan dengan catatan memasukkan 9 gol serta kebobolan 20 gol.
Indonesia yang finish di posisi keempat klasemen akhir grup C, sesuai dengan regulasi dari AFC berhak untuk melaju ke ronde keempat bersama dengan 5 negara lainnya. Di ronde keempat ini, tim yang dinakhodai oleh Patrick Kluivert tersebut bergabung di grup B bersama Arab Saudi serta Irak.
Namun sayangnya, dari dua pertandingan yang dijalani, Skuat Merah Putih tak bisa memetik satu kali pun kemenangan. Mereka selalu kandas saat bertemu Arab Saudi dan Irak, menciptakan 2 gol dan kebobolan 4 gol.
Sekarang mari kita rekap pencapaian total dari perjalanan Timnas Indonesia dalam memperebutkan tiket Piala Dunia kali ini.
Dari 20 pertandingan yang dijalani, Timnas Indonesia tercatat berhasil menang sebanyak 8 kali, imbang 4 kali dan menelan kekalahan sebanyak 8 kali pula.
Untuk catatan produktifitas gol, sepanjang perjalanan ini Skuat Merah Putih berhasil menciptakan total 31 gol, kebobolan 32 gol dan memiliki selisih gol -1.
Nah, dengan catatan seperti ini, bagaimana menurut teman-teman Yoursay? Apakah perjalanan Timnas Indonesia kali ini cukup memuaskan?
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
-
Erick Thohir Minta Maaf ke Prabowo Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Perfomance Mauro Zijlstra Dicibir Media Eropa
-
Keuangan Mees Hilgers Boncos Akibat Absen di FC Twente dan Timnas Indonesia
-
Fakta Unik Sumardji Manajer Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia, Sergio Ramos pun Ciut!
-
Usai Kubur Mimpi Timnas Indonesia, Duel Arab Saudi vs Irak Diwarnai Perang Urat Syaraf
Hobi
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
Terkini
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia
-
Di Balik Bendera Besar pada Truk Bantuan: Murni Solidaritas atau Sekadar Pencitraan Global?
-
Misteri Ikan Sapu-Sapu yang Tak Pernah Habis Dibasmi, Ternyata Biang Keroknya Kita Sendiri?
-
Kendala Jadwal, That Time I Got Reincarnated as a Slime S4 Tunda Episode 5