Kegagalan timnas Indonesia senior, U-23 dan U-20 di pentas-pentas intenasional di tahun 2025 ini memang menjadi sebuah noda merah dari rentetan prestasi yang diraih oleh timnas Indonesia dalam beberapa tahun kebelakang.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), gagal totalnya timnas Indonesia U-20 di ajang Piala Asia U-20 2025, tak lolosnya timnas U-23 ke ajang Piala Asia U-23 2026, hingga gagalnya timnas senior menembus ajang Piala Dunia 2026 memang menjadi kekecewaan tersendiri di tahun ini bagi para pecinta sepakbola nasional.
Namun, kini para fans sepakbola Indonesia memiliki secercah harapan dari prestasi timnas Indonesia di ajang internasional, yakni melalui timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di ajang Piala Dunia U-17 2025 nanti. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), skuad asuhan pelatih Nova Arianto akan berlaga di ajang tersebut pada 3-27 November 2025 mendatang.
Perjalanan timnas Indonesia U-17 menembus ajang Piala Dunia U-17 2025 memang tak mudah, sempat nyaris gagal lolos di babak kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Timnas Indonesia justru tampil luar biasa dan menembus babak 16 besar ajang Piala Asia U-17 2025 yang juga sekaligus jadi ajang kualifikasi Piala Dunia U-17 2025. Bahkan, di babak fase grup, timnas Indonesia U-17 mampu keluar sebagai juara grup dengan poin sempurna termasuk mengalahkan Korea Selatan dengan skor 0-1.
Jadi, wajar kiranya jika kita para fans sepakbola Indonesia masih memiliki harapan dari anak-anak skuad timnas Indonesia U-17 mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional setelah para seniornya kurang beruntung di tahun 2025 ini.
Nova Arianto Tegaskan Piala Dunia U-17 2025 Bukan Ajang Main-main
Senada dengan harapan yang dipanjatkan oleh fans timnas Indonesia, pelatih timnas Indonesia U-17, yakni Nova Arianto juga tak mau menganggap remeh dan main-main ajang Piala Dunia U-17 2025 nanti. Melansir dari laman berita Suara.com (23/10/2025), mantan pemain timnas Indonesia era 2000-an tersebut mengaku akan memfokuskan membangun mental anak asuhnya agar siap menghadapi turnamen tersebut nantinya.
“Secara level lawan kita tahu lawan berbeda dari AFF (ASEAN Cup) dan Piala Asia karena ini Piala Dunia. Levelnya tertinggi di sepak bola jadi saya berharap pemain tidak punya rasa takut dan memiliki mental yang baik karena kita tidak tahu di sepak bola kondisinya seperti apa. Jadi saya minta pemain berusaha dulu, bekerja keras tanpa takut sehingga kita bisa meraih hasil terbaik,” ujar Nova Arianto.
Nova Arianto sendiri memang cukup paham bahwa timnas Indonesia bisa dibilang menjadi salah satu kontestan terlemah di ajang Piala Dunia U-17 2025 kali ini. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), di ajang Piala Dunia U-17 2025 nanti, timnas Indonesia tergabung di grup H bersama Brazil, Honduras dan Zambia.
Secara peta kekuatan, peluang timnas Indonesia U-17 untuk bisa lolos dari fase grup memang terbilang cukup kecil. Namun, bukan berarti peluang tersebut tidak ada. Di ajang Piala Asia U-17 2025 lalu, timnas Indonesia juga mampu membuat kejutan dengan mengalahkan Korea Selatan dengan skor tipis 0-1 di babak grup. Padahal, saat itu tak ada yang menduga jika timnas Indonesia mampu mengalahkan Korea Selatan.
Kini, timnas Indonesia U-17 kembali berlaga di ajang Piala Dunia U-17 setelah di edisi 2023 lalu sebagai debutan dan tuan rumah hanya mampu menempati peringkat ke-3 klasemen grup A dan gagal lolos ke babak gugur. Mampukah timnas Indonesia U-17 berbicara banyak di ajang Piala Dunia U-17 2025 nanti?
Baca Juga
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Artikel Terkait
-
Magabut di FC Twente, Mees Hilgers Dilirik Eks Klub Calvin Verdonk
-
Media Cup 2025 Resmi Bergulir, Hadirkan Pameran Foto hingga Duel Legenda Timnas Indonesia
-
Eks Lazio Dianggap Cocok Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Tolak Panggilan SEA Games, Nilai Pasar Tim Geypens Justru Meroket Drastis di Belanda
-
Blueprint Tidak Jelas, PSTI Minta Erick Thohir Mundur Sebagai Ketum PSSI
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia