Pemain tengah Timnas Indonesia yang kini merumput bersama FC Utrecht, Ivar Jenner bermain dengan impresif di dua laga uji coba bersama Timnas Indonesia U-22 yang diproyeksikan untuk tampil di ajang SEA Games 2025.
Bukan hanya sekadar bermain, Ivar yang dipercaya oleh Indra Sjafri sebagai kapten tim, juga mampu menunjukkan kelasnya yang berbeda kala mengawal lini tengah Skuat Garuda Muda. Maka tak mengherankan, dalam dua pertarungan melawan Mali, Ivar menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan, mengingat peran vital yang dimainkannya dengan baik bersama tim.
Namun sayangnya, di balik penampilan impresif dari Ivar Jenner bersama Pasukan Muda Merah Putih, tersimpan sebuah alarm bahaya yang justru muncul dari sang pemain.
Dilansir laman Suara.com (17/11/2025), meskipun saat ini Ivar hadir, membersamai dan memainkan pertandingan uji coba melawan Mali hingga sebanyak dua kali, namun dirinya belum bisa memastikan akan tetap berada di tim atau tidak ketika guliran SEA Games di akhir bulan Desember nanti dilangsungkan.
"Mungkin, saya belum tahu. Kita lihat saja nanti. Saya harap bisa," ucap Ivar sepertimana dikutip dari laman Suara.com.
Belum pastinya Ivar bermain untuk Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games mendatang, tentunya memicu alarm bahaya bagi kubu Indonesia sendiri. Pasalnya, dalam dua kali laga melawan Mali, Ivar Jenner adalah sosok sentral dalam keseimbangan lini tengah Indonesia.
Bukan hanya melulu menjaga lini tengah dalam menetralisir intimidasi dari Mali, di dua laga uji coba kemarin, Ivar juga kedapatan menjadi inisiator dalam pembangunan serangan Pasukan Garuda Muda dan menjaga ritme transisi tim.
Selain keterlibatannya yang sangat besar dari segi permainan, peran Ivar dalam mengoordinasikan rekan-rekannya di lapangan pun semakin menambah nyaringnya alarm bahaya internal ini.
Dalam berbagai kesempatan bola-bola mati yang didapatkan oleh Mali, baik itu melalui tendangan sudut maupun tendangan bebas, Ivar Jenner kedapatan tersorot tengah mengatur posisi yang harus ditempati oleh rekan-rekannya.
Uniknya, Ivar bahkan tak hanya menunjuk, namun juga "menggiring" rekannya di Timnas Indonesia U-22 itu ke posisi yang bisa saja menjadi celah untuk dimanfaatkan oleh para pemain Mali. Sampai segitunya lho.
Coba bayangkan saja, jika nantinya Ivar Jenner benar-benar tak jadi memperkuat Indonesia di ajang SEA Games, tentunya kita akan kehilangan sosok pemain tengah yang benar-benar bisa menjadi motor permainan tim bukan?
Mumpung ini masih sebatas alarm, tentunya tak ada salahnya jika PSSI dan pihak yang berwenang mengusahakan sekuat tenaga agar Ivar Jenner diberikan izin oleh pihak klub untuk bermain di SEA Games di bulan terakhir nanti.
Tapi, agak disayangkan sih kalau pemain sekelas Ivar Jenner hanya bermain di ajang sekelas SEA Games. Jadi, bagaimana dong menyikapi alarm dari si Ivar ini?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Indra Sjafri Sampaikan Kabar Sedih Jelang SEA Games 2025
-
Butuh Ivar Jenner, Indra Sjafri Minta PSSI Rayu FC Utrecht Demi SEA Games
-
Duel Kedua Kontra Mali dan Jejak Warisan STY di Balik Kebangkitan Timnas Indonesia U-22
-
Adu Gaji Timur Kapadze vs Jesus Casas, Pelatih yang Jadi Calon Nahkoda Timnas Indonesia
-
Cerita Jesus Casas Pernah Konflik dengan Pelatih PSG, Bakal Latih Timnas Indonesia?
Hobi
-
David Alonso, Calon Rookie MotoGP 2027 Ini Ternyata Anak Didik Marc Marquez
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia
-
Sinyal Kuat dari Kreator: The Simpsons: Hit & Run Bersiap Comeback Setelah 2 Dekade!
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
Terkini
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Indonesia Dapat Kategori E untuk Kesejahteraan Hewan, Kok Bisa?
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit