Sebuah kehormatan dan pengakuan yang besar kembali didapatkan oleh persepakbolaan Indonesia. Diinformasikan oleh laman Suara.com (21/11/2025), FIFA selaku induk sepak bola dunia,memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk menjadi salah satu tuan rumah FIFA Series.
Bersama dengan Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan, Indonesia didaulat untuk menggelar mini turnamen yang diinisiasi secara resmi oleh FIFA untuk mengisi rentangan jadwal pertandingan resmi yang telah ditetapkan oleh FIFA.
Bagi sebagian penggemar sepak bola, tentunya masih ada yang belum mengerti apa itu FIFA Series atau FIFA World Series. Jika merujuk pada titelnya yang menyandang nama "FIFA', tentu saja kita sudah paham sepenuhnya bahwa agenda ini resmi dari induk sepak bola dunia itu, namun esensi dan isinya tentu masih belum banyak yang mengetahuinya dengan pasti.
Penjelasan Singkat FIFA Series
Dirangkum dari berbagai sumber, FIFA Series atau nama lainya FIFA World Series adalah turnamen dua tahunan yang diinisiasi oleh FIFA, yang mana menampilkan pertandingan-pertandingan persahabatan internasional dari berbagai konfederasi berbeda.
Tim-tim yang terlibat dalam FIFA Series ini adalah mereka yang diundang secara khusus oleh FIFA, sehingga sampai edisi 2026 mendatang, masih menjadi salah satu turnamen yang ekslusif.
Uniknya, meskipun dala satu grup nantinya akan ada 4 negara yang akan turut serta, namun keempatnya dipastikan tak akan berasal dari satu konfederasi. Dan karena Indonesia berasal dari AFC, maka tiga lawan lainnya yang akan berada satu grup dengan Pasukan Garuda dan bermain di Indonesia, dipastikan tak akan berasal dari benua Asia.
Dengan demikian, bisa jadi tiga tim yang akan melawan Pasukan Merah Putih di FIFA Series 2026 mendatang akan berasal dari zona Oceania, CONCACAF (Amerika Utara dan Tengah), CAF (Afrika) atau bahkan dari CONMEBOL (Amerika Latin) maupun UEFA alias Benua Eropa.
Sehingga, akan sangat mungkin nantinya Timnas Indonesia akan mendapatkan lawan-lawan yang selama ini terbilang jarang mereka temui, karena mengingat sistem pembagian grup yang berisikan para wakil dari konfederasi yang berbeda.
Adapun sistem kejuaraannya nanti bersifat round-robin, yang mana tiga negara yang berada dalam satu grup, akan saling bertemu dan pemenang grup nantinya adalah tim yang memiliki poin paling banyak.
Dalam penjelasan resmi dari induk sepak bola dunia, FIFA Series sendiri baru diadakan dua kali ini. Sebelum edisi 2026 mendatang, FIFA sendiri sudah pernah menyelenggarakan FIFA Series di tahun 2024 lalu, di mana 6 negara, yakni Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi dan Sri Lanka berkesempatan untuk menjadi tuan rumah pada edisi inaugurasi.
Nah, dari penjelasan di atas, sudah sobat bola Yoursay sudah paham kan dengan apa itu FIFA Series?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
Artikel Terkait
-
Bocoran Taktik Calon Pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Ungkap Filosofi Permainannya
-
Mencari Juru Taktik Baru Timnas Indonesia, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?
-
Hadapi Lawan Lintas Benua, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Manfaatkan FIFA Series
-
Duh, Media Inggris Bongkar Kondisi Ole Romeny Belum Klik dengan Pemain Oxford United
-
Jesus Casas dan Timur Kapadze Terancam Didepak dari Bursa Pelatih Timnas Indonesia
Hobi
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Ulasan Novel Periculo: Citra Sempurna, Pengkhianatan, dan Misteri Kematian
-
Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Boyfriend Material Vibes, 5 Ide Pose Mirror Selfie Ala Dokyeom SEVENTEEN!