Asnawi Mangkualam akhirnya buka suara setelah kembali dikaitkan dengan isu keretakan ruang ganti Timnas Indonesia oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Nama sang kapten mendadak diseret lagi ke dalam polemik lama, membuatnya merasa perlu meluruskan informasi yang dinilainya keliru dan berbasis asumsi semata.
Polemik ini mencuat setelah Arya kembali mengangkat persoalan pergantian kapten dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Tiongkok pada 15 Oktober 2024. Saat itu, Shin Tae-yong menunjuk Asnawi sebagai kapten utama, sebuah keputusan yang justru dianggap Arya sebagai indikasi adanya masalah internal di skuad Garuda.
Dalam sebuah tayangan YouTube pada Kamis (11/12/2025), Arya menyebut bahwa perubahan peran kapten dari Jay Idzes ke Asnawi adalah tanda ketidakharmonisan dalam tim. Komentar tersebut memicu perdebatan baru dan langsung mendapat respons tegas dari sang kapten.
Lewat unggahannya di Instagram Story, pemain Jeonnam Dragons itu mengatakan bahwa pernyataan Arya tidak berdasarkan fakta. Ia mempertanyakan dasar dari komentar tersebut karena menurutnya, Arya tidak berada di lokasi dan tidak mengetahui proses pengambilan keputusan di tubuh tim.
"Tidak ada di lokasi, tapi spesifikasinya seolah-olah benar adanya. Coba di publik, siapa yang memberi tahu Bapak perihal kapten itu? Apakah pelatih, pemain, atau ofisial? Tolong sampaikan biar tidak menjadi bola pembohong di publik," tulisnya melalui akun Instagram @asnawi_bhr, Kamis (11/12/2025) malam.
Menurutnya, ban kapten pada pertandingan tersebut diberikan langsung oleh Shin Tae-yong tanpa adanya konflik atau intrik internal. Keputusan itu, katanya, murni berdasarkan pertimbangan pelatih dan bukan karena adanya masalah antarpemain.
Tidak hanya itu, Asnawi membeberkan bahwa ia bahkan sempat berniat memberikan ban kapten kepada pemain lain seperti Jay Idzes, Thom Haye, hingga Sandy Walsh. Keputusan tersebut ia ambil karena merasa peran kapten bukan soal gengsi, melainkan amanah demi kepentingan tim.
“Waktu itu setelah makan malam, saya mengajak Jay, Sandy Walsh, Thom Haye, dan Ridho untuk membahas soal kapten ini ke pelatih, siapa kapten pertama dan wakilnya,” kata mantan pemain PSM Makassar itu.
Ia menambahkan, "Ketika itu, Pelatih Shin tetap memercayai saya sebagai kapten pertama dan Jay sebagai wakil."
Asnawi menjelaskan bahwa prosedur penunjukan kapten di bawah arahan Shin sudah jelas dan konsisten. Tidak ada perubahan mendadak atau situasi yang mengarah pada ketegangan seperti yang dituduhkan.
"Kalau memang perkataan Bapak itu benar, Jay sudah ditentukan sebagai kapten pertama melawan Tiongkok, tolong beritahu saya siapa yang memberitahukannya?" tegas Asnawi lagi.
Reaksi Warganet dan Redanya Polemik
Klarifikasi terbuka yang dilakukan Asnawi langsung menuai dukungan besar dari warganet. Banyak yang memuji sikapnya yang dianggap transparan dan berani meluruskan tuduhan tanpa menciptakan drama baru.
Beberapa warganet bahkan menyindir balik pernyataan Arya yang mereka nilai penuh spekulasi. Dukungan luas ini ikut menenangkan situasi serta memperkuat posisi Asnawi sebagai kapten utama di Timnas senior.
Dalam konteks lebih luas, isu ini sebenarnya berasal dari potongan ucapan Arya yang menyinggung pergantian kapten antara Asnawi dan Jay Idzes pada laga melawan Tiongkok yang berakhir 1–2. Padahal, menurut penjelasan Asnawi, rotasi kapten pernah terjadi sebelumnya karena instruksi pelatih, seperti kepada Rizky Ridho atau Jordi Amat.
Klarifikasi Asnawi Mangkualam menjadi jawaban atas isu ruang ganti yang kembali disorot. Dengan pemaparan yang lugas, ia menegaskan bahwa keputusan mengenai kapten adalah wewenang pelatih dan bukan cerminan konflik internal.
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Jelang Timnas Indonesia vs Myanmar, Dion Markx: Kami Tak Melihat Hal Negatif
-
Respons Kevin Diks usai Timnas Indonesia 'Berantakan' Ditinggal Shin Tae-yong
-
Detik-detik Asnawi Mangkualam Semprot Exco PSSI Arya Sinulingga
-
SEA Games 2025: Saat Vietnam Bantu Timnas Indonesia Jaga Asa ke Semifinal
-
Lolos Lubang Jarum, Masuk Kandang Macan! Ini Lawan Timnas Indonesia U-22 Jika Tembus Semifinal
Hobi
-
2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez
-
Perjuangan Leo/Daniel di Asian Games 2026: Sembuh Cedera hingga Raih 2 Emas
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
Terkini
-
Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming
-
Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan
-
The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama
-
Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin
-
Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan