Bursa calon pelatih baru timnas Indonesia kini mengerucut pada satu nama: John Herdman. Melansir dari laman berita Suara.com (24/12/2025), pelatih asal Inggris tersebut kini menjadi calon tunggal, menyingkirkan beberapa nama lain seperti Giovanni van Bronckhorst dan John Heitinga.
Saat ini, PSSI belum mengumumkan kapan akan meresmikan John Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia. Namun, banyak rumor yang menyebutkan jika ia akan diresmikan paling lambat pada Januari 2026 mendatang.
Hadirnya sosok pelatih kepala di timnas senior memang cukup dinantikan banyak pihak. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), setelah memecat Patrick Kluivert dari kursi kepelatihan pada Oktober 2025 lalu akibat gagal meloloskan skuad Garuda ke Piala Dunia 2026, praktis timnas Indonesia tidak memiliki nakhoda baru.
Berbagai nama, mulai dari Jesus Casas, Timur Kapadze, Frank de Boer, Bojan Hodak, Akira Nishino, hingga John Heitinga dan Louis van Gaal, silih berganti dirumorkan akan menjadi pelatih baru. Namun, nama-nama tersebut hanya sebatas rumor hingga munculnya nama John Herdman yang kini disebut-sebut sebagai kandidat terkuat.
Dengan pengalamannya yang cukup lama menukangi timnas Selandia Baru dan Kanada, apakah John Herdman nantinya bisa meraih kesuksesan dan melampaui prestasi yang ditorehkan para pendahulunya di timnas Indonesia?
Kesamaan Visi dan Taktik Dinilai Bisa Muluskan Langkah John Herdman
Saat ini, kita memang belum bisa melihat sepak terjang John Herdman bersama timnas Indonesia. Namun, dari rekam jejaknya selama melatih, kita setidaknya bisa melihat beberapa faktor yang dinilai bisa memuluskan langkahnya.
Melansir dari laman Football Tribe Asia, John Herdman dinilai memiliki kecocokan visi dengan PSSI dan timnas Indonesia. Ia dianggap cukup berkomitmen terhadap tim yang dilatihnya, khususnya jika pembangunan tersebut dimulai dengan rencana jangka panjang.
Hal ini terlihat saat ia melatih timnas Selandia Baru dan Kanada, di mana durasi kepelatihannya mencapai belasan tahun jika diakumulasi. Kondisi ini tentunya cukup sesuai dengan visi PSSI yang ingin membangun timnas secara berkesinambungan. Meskipun skuad timnas saat ini dinilai cukup matang setelah dibangun oleh Shin Tae-yong sejak 2020 hingga 2024, John Herdman diprediksi akan memiliki langkah strategis untuk memaksimalkan kondisi skuad yang ada.
Kedua, ia juga dikenal sebagai pelatih yang memiliki taktik dengan disiplin dan intensitas tinggi, serta pola permainan yang mengandalkan tekanan tinggi (high pressure). Taktik tersebut terlihat saat ia membangun timnas Kanada. Dari tim yang dianggap medioker di kawasan Amerika Utara, Kanada menjelma menjadi kekuatan baru dan mampu lolos ke ajang Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kondisi ini dirasa cukup cocok dengan sebagian besar pemain timnas Indonesia yang terbiasa memainkan pola permainan dengan intensitas tinggi dan mengedepankan disiplin yang baik. Di sisi lain, ia juga cukup sering mengorbitkan para pemain muda ke tim nasional.
Dua faktor itulah yang dinilai bisa menjadi alasan mengapa karier John Herdman bersama timnas Indonesia diprediksi akan cukup mulus.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
18 Gol! Lionel Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
Artikel Terkait
-
Maarten Paes Ternyata Pernah Dihajar Calon Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
-
Media Internasional: Miliano Jonathans Pemain Jarang Bermain, Opsi Pinjaman Jadi yang Terbaik
-
Update Ranking FIFA Desember 2025: Thailand Masih Raja ASEAN, Indonesia Tempel Ketat Malaysia
-
Jay Idzes Alami Kenaikan Harga Pasar, Kalahkan Satu Skuad Malaysia
-
John Herdman dan Persimpangan di Timnas Indonesia: Pulang Cepat atau Tinggalkan Legacy?
Hobi
-
Maroko Incar Puncak Grup, Haiti Siap Beri Perlawanan Terbaik
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Terkini
-
Kejar Karier Akting, Jeongyeon TWICE Diisukan Tinggalkan JYP Entertainment
-
Nobar Piala Dunia Jadi Momen Bonding Keluarga yang Tak Tergantikan
-
Ulasan Film The Substance: Pertarungan Dua Ego dalam Satu Tubuh yang Rusak
-
Bawa Nostalgia Musim Panas, NCT Wish Rilis Single Jepang 'Boy Meets Girl'
-
Piala Dunia 2026: Akankah Messi dan Argentina Kembali Berpesta?