Hayuning Ratri Hapsari | zahir zahir
John Herdman. (instagram.com/@johnherdmanofficial)
zahir zahir

Diresmikannya nama pelatih John Herdman sebagai juru taktik kepala timnas Indonesia senior pada awal tahun 2026 ini tentunya membuka lembaran baru bagi skuad garuda.

Dilansir dari laman resmi PSSI, beberapa waktu yang lalu, induk federasi sepak bola Indonesia tersebut meresmikan John Herdman sebagai pelatih timnas senior setelah sebelumnya melakukan proses negosiasi dan interview di sepanjang akhir tahun 2025 lalu.

“PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia, pada Sabtu, 3 Januari 2026, menandai dimulainya era baru sepak bola nasional. John Herdman bukan sekadar pelatih, melainkan arsitek berpengalaman membawa team ke Piala Dunia,” tulis di laman resmi PSSI.

John Herdman sendiri dikabarkan tidak hanya melatih timnas senior saja ketika berada di Indonesia. Dirinya juga disebut akan menjadi pelatih timnas Indonesia U-23 dengan durasi kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga dua tahun lagi sampai 2030. Hal ini tentunya cukup sejalan dengan target dari PSSI yang menginginkan timnas Indonesia berlaga di ajang Piala Dunia 2030 mendatang.

Dilansir dari laman transfermarkt.com, pelatih berusia 50 tahun ini memang dikenal memiliki DNA Piala Dunia yang cukup baik saat melatih timnas Kanada. Bersama timnas Kanada, dirinya sukses meloloskan tim asal sub-konfederasi CONCACAF tersebut ke ajang Piala Dunia 2022 silam setelah absen selama lebih dari 25 tahun. Oleh karena itu, wajar kiranya jika PSSI merekrut John Herdman guna memuluskan misinya melihat timnas Indonesia berlaga di ajang Piala Dunia.

Di sisi lain, ternyata John Herdman yang baru menjabat sebagai pelatih baru timnas Indonesia disebut-sebut memiliki dua sisi kepribadian yang cukup bertolak belakang. Seperti apakah hal tersebut?

Pengamat Senior, Binder Singh Sebut John Herdman Kerap Lakukan Psywar Ke Tim Lawan

Pengamat sepakbola nasional, yakni Binder Singh menyebut sosok John Herdman adalah pelatih yang memiliki karakter suka menebar psywar kepada tim lawan sebelum bertanding. Menurut pria yang juga akrab disapa “Bung Binder” ini, John Herdman memiliki karakter layaknya pelatih papan atas seperti Jose Mourinho yang kerap kali menebar psywar kepada tim lawan.

“Dia biasa psywar nih sebelum pertandingan, nah ini menarik juga bagi kita, ada bumbu-bumbu, dia sering psywar, mirip-mirip Jose Mourinho lah. Ketika ketemu Thailand, Vietnam, kita perlu pelatih-pelatih seperti ini,” ujar Bung Binder di kanal youtubenya.

Menurut Binder Singh, karakter yang dimiliki oleh John Herdman ini memang terkesan cukup unik. Tak dapat dipungkiri, psywar adalah bagian dari sepak bola modern yang kerap kali menjadi senjata tak terduga kepada tim lawan. John Herdman sendiri dikenal kerap kali menebar psywar kepada tim lawan guna mengganggu fokus lawan jelang laga.

Namun, di sisi lain, Binder Singh juga menyoroti kepribadian lain yang dimiliki oleh John Herdman yang bisa berdampak positif bagi timnas Indonesia. John Herdman disebut memiliki karakter yang suka mengembangkan bakat para pemain dan memaksa para pemain terus berkembang dari waktu ke waktu.

Kebiasaan ini tentunya dirasa cukup baik bagi seorang pelatih yang memang nantinya akan melatih timnas Indonesia U-23 yang pastinya berisikan para pemain muda. Tentunya hal ini sendiri bisa berdampak positif bagi pengembangan para pemain muda di skuad timnas Indonesia.

“Dia fokus bagaimana pemain bisa berkembang, dan pemain yang tidak bisa berkembang, ini yang saya dengar,'out, nggak ada cerita. Dan saya berharap PSSI akan menuruti apa yang dia diinginkan, jangan sampai nanti ada intervensi, baik itu seleksi bagi para pemain ketuurunan dan para pemain lokal,” imbuh Bung Binder.

Kini, kita akan menunggu bagaimanakan racikan taktik dan pola pengembangan timnas Indonesia di tangan John Herdman nantinya.