Piala Dunia 2026 kini memasuki babak perempat final. Salah satu laga yang paling dinantikan akan mempertemukan dua raksasa Eropa, Spanyol dan Belgia, pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama menunjukkan performa konsisten sejak fase grup hingga babak gugur.
Spanyol memastikan tempat di delapan besar usai menyingkirkan Portugal dengan permainan dominan. Sementara Belgia tampil impresif ketika menghentikan langkah Amerika Serikat dan membuktikan mereka masih menjadi salah satu kekuatan besar Eropa.
Spanyol Tampil Solid Singkirkan Portugal
La Furia Roja menunjukkan permainan yang rapi saat menghadapi Portugal di babak 16 besar. Lini tengah yang dikomandoi Rodri dan Pedri mampu mengontrol jalannya pertandingan, sementara serangan yang dipimpin Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal beberapa kali merepotkan pertahanan lawan.
Kemenangan atas Portugal semakin mempertegas konsistensi Spanyol sepanjang turnamen. Selain tajam di lini depan, mereka juga memiliki pertahanan yang sulit ditembus sehingga menjadi modal penting menghadapi Belgia.
Belgia Percaya Diri Usai Hancurkan Amerika
Di sisi lain, Belgia datang dengan modal tak kalah meyakinkan setelah mengalahkan Amerika Serikat pada babak 16 besar. Beberapa pemain seperti De Ketelaere, Vanaken, Trossard, dan Lukaku menjadi kunci kemenangan Belgia di pertandingan tersebut.
Pengalaman para pemain senior dipadukan dengan tenaga pemain muda membuat Belgia tetap menjadi lawan yang berbahaya. Mereka dipastikan tidak akan membiarkan Spanyol menguasai pertandingan dengan mudah.
Perkiraan Susunan Pemain
Pelatih Spanyol diperkirakan tidak akan banyak mengubah komposisi pemain yang sukses menyingkirkan Portugal. Unai Simón kemungkinan tetap mengawal gawang, sedangkan Rodri dan Pedri kembali menjadi motor permainan. Di lini depan, Lamine Yamal, Dani Olmo, Álex Baena, dan Mikel Oyarzabal diprediksi tetap dipercaya sejak menit awal.
Di kubu Belgia, diperkirakan tetap mempertahankan formasi utama timnya. Courtois hampir pasti mengisi posisi penjaga gawang, sementara Kevin De Bruyne tetap menjadi kreator serangan yang didukung Jeremy Doku, Leandro Trossard, serta Charles De Ketelaere di lini depan.
Duel Lini Tengah Jadi Penentu
Salah satu pertarungan paling menarik diprediksi terjadi di sektor tengah. Rodri dan Pedri akan berhadapan langsung dengan Kevin De Bruyne, Tielemans, serta Vanaken dalam perebutan kontrol permainan.
Apabila Spanyol mampu mendominasi penguasaan bola, peluang mereka untuk mengendalikan tempo pertandingan akan semakin besar. Sebaliknya, Belgia kemungkinan akan memanfaatkan serangan balik.
Ancaman Gol dari Kedua Tim
Selain kualitas permainan kolektif, duel ini juga akan mempertemukan sejumlah pemain yang sedang produktif di Piala Dunia 2026. Di kubu Spanyol, Mikel Oyarzabal menjadi andalan di lini depan dengan koleksi empat gol, menjadikannya top skor sementara La Furia Roja. Lamine Yamal dan Dani Olmo juga turut memberi kontribusi penting dalam membangun serangan sepanjang turnamen.
Sementara di kubu Belgia, Romelu Lukaku telah mengoleksi tiga gol dan masih menjadi tumpuan di lini depan. Charles De Ketelaere dan Leandro Trossard juga menunjukkan ketajamannya pada fase gugur sehingga lini serang Belgia patut diwaspadai.
Laga Diprediksi Berjalan Ketat
Spanyol sedikit lebih diunggulkan berkat permainan kolektif dan kemampuan mereka menguasai bola. Namun Belgia memiliki banyak pemain berpengalaman yang mampu menentukan hasil pertandingan lewat momen-momen penting. Perbedaan karakter permainan kedua tim membuat duel ini diperkirakan berlangsung terbuka hingga menit-menit akhir.
Pemenang pertandingan akan menghadapi Prancis di babak semifinal setelah Les Bleus lebih dulu menyingkirkan Maroko. Dengan kualitas skuad yang dimiliki kedua tim, duel ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling sengit di babak perempat final.
Baca Juga
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia
Artikel Terkait
-
Piala Dunia 2026: Jangan Biarkan Rivalitas Sepak Bola Merusak Pertemanan
-
Susul BTS, Justin Bieber Ikut Tampil di Half Time World Cup 2026
-
Inggris vs Norwegia: Tuah Dukun Afrika Melawan Pasukan Viking yang Tersisa
-
Rudi Garcia Kirim Peringatan ke Spanyol, Belgia Siap 'Meledak' di Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Prabowo Masih Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Mana Erick Thohir?
Hobi
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
Terkini
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya