Pandemi Covid-19 kian mengkhawatirkan. Sudah setahun lebih pandemi Covid-19 belum mereda. Kian hari kian lama jumlah kasus Covid-19 kian meningkat.
Menembus angka 3,5 juta lebih kasus Covid-19 dengan angka kematian menembus 100 rubu. Situasi yang semakin genting membuat Indonesia dalam darurat Covid-19.
Meroketnya angka kenaikan kasus positif yang terus tanpa terkendali, menjadi alarm bagi kita semua untuk waspada.Dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, membatasi mobilitas.
Kesadaran dalam prokes mutlak bagi kita semua tanpa terkecuali.Berbagai upaya pemerintah dalam mengerem laju penularan Covid-19, seperti pembatasan kegiatan masyarakat di beberapa daerah di Indonesia, seperti PPKM Darurat tanggal 3 - 20 Juli 2021, Perpanjangan PPKM Darurat tanggal 20 Juli - 26 Juli 2021, PPKM Level 3 dan 4 tanggal 26 Juli - 2 Agustus 2021, Perpanjangan PPKM Level 3 dan 4 tanggal 3 Agustus - 9 Agustus 2021.
Upaya pemerintah dalam menangani Covid-19 secara maksimal, seperti PPKM Darurat dan PPKM Level 3 dan 4 tentu kita apresiasi, walau belum ada tanda-tanda penurunan laju penularan Covid-19.
Yang menjadi perhatian utama adalah kesadaran kita bersama dan kedisiplinan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan tanpa kenal kendur dan selalu waspada pada Covid-19.
Paramedis yang telah berjuang tanpa lelah dalam bergelut melawan Covid-19 perlu kita beri dukungan. Dengan berdisiplin protokol kesehatan merupakan bentuk dukungan bagi paramedis yang sedang berada di garis depan berperang melawan Covid-19.
Tanpa mengurangi rasa hormat, penulis juga rasa dukacita kepada paramedis yang telah gugur dalam berjuang di garis depan melawan Covid-19. Tak mungkin semua tanggungjawab dalam menangani Covid-19 dibebankan kepada pemerintah.
Masyarakat turut andil berperan aktif dalam berjuang bersama-sama melawan Covid-19. Membiasakan dan mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan adalah peran serta yang sangat penting yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
Perjuangan melawan Covid-19 masih berada dalam jalan yang sangat panjang. Perjuangan yang masih belum usai.
Belum mencapai garis finish dalam berjuang melawan Covid-19.Ditengah kondisi yang tidak pasti saat ini, setidaknya masih ada optimisme kita untuk bangkit bersama-sama berperang melawan Covid-19.
Bila rakyat disiplin dalam protokol kesehatan, maka harapan kedepan pandemi bisa segera usai dan bisa kembali berjalan normal seperti sedia kala.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Demi Bisa Bertahan Hidup, Pekerja Seni di Boyolali Jual Barang-barang untuk Pentas
-
Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia Tembus 3 Juta, Positif Tambah 26.415 Orang
-
Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Lampung Beroperasi Selasa
-
LIVE STREAMING: Astra Serahkan Bantuan Mobil Ambulans ke BNPB
-
Geger Narasi Bank Dunia Sebut COVID-19 Berakhir 2025, Cek Fakta di Sini
Kolom
-
Hiperregulasi Hukum: Tumpang Tindih Aturan dan Dampak Terhadap Masyarakat
-
Fenomena Downgrade Lifestyle: Saat Anak Muda Berani Lepas Gengsi
-
Pasangan Sering Mabar? Hati-Hati Terjebak Gaslighting dan Perselingkuhan Emosional
-
Jeda dari Performative Happiness: Tersenyum di Medsos, Lelah di Dunia Nyata
-
Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling
Terkini
-
Sinopsis The Gate of Murder, Film Kento Yamazaki dan Kouhei Matsushita
-
Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama
-
When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak
-
Catat Tanggalnya! ATEEZ Rilis Peta Promosi Album Baru, Golden Hour: Part. 6
-
5 Bi-Phase Micellar Water: Bersihkan Makeup Tebal Tanpa Bikin Kulit Kering