Pandemi Covid-19 masih belum mereda hampir satu tahun lebih lamanya. Namun, ditengah gonjang-ganjing pandemi yang tak karuan ini ada saja yang masih memanfaatkan momentum untuk kepentingan pribadi tanpa memikirkan situasi pandemi saat ini. Seperti akhir-akhir ini yang sedang terjadi, marak baliho para elite politik yang dinilai tak etis ketika situasi sedang chaos seperti ini.
Pakar dan analis sosial politik UNJ, Ubeidillah Badrun mengatakan bahwa hal yang dilakukan para elite politik itu dinilai tidak sopan di depan rakyat. "Rakyat saat ini tengah berjibaku untuk menghadapi pandemi ini, belum lagi krisis ekonomi yang tak berujung." Ujar Ubed dalam keterangannya Senin (9/8/2021).
Fenomena baliho terdapat tiga hal yang menjadi titik analisisnya yaitu yang pertama, para elite politik miskin akan nurani dan empati terhadap rakyat. Kedua, elite politik ingin memberi himbauan kepada rakyat agar tetap menjunjung citranya sehingga dipasanglah baliho besar tersebut di tengah masyarakat.
Ketiga, pemasangan baliho besar tersebut mencerminkan sifat elite politik yang nafsu akan kekuasaan, sehingga mengakibatkan terburu-buru dalam mengkampanyekan dirinya walaupun rakyat tengah menderita.
Ubed lalu menambahkan bahwa hak yang dilakukan oleh elite partai tersebut hanya sebuah pencitraan dan ingin menunjukkan popularitas. "Kalau populer karena baliho, terus nyapres? Itu namanya Capres Baliho." tambah Ubed.
Ubed memberikan kritikan ini karena belakangan ini terdapat baliho milik Ketua DPR RI saat ini, Puan Maharani. Baliho tersebut viral hingga sempat menjadi trending dalam media massa.
Selain baliho milik Puan, ada Airlangga Hartarto yang kini masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dan sekaligus Ketua Umum Partai Golkar. Adapun baliho milik Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang juga sekaligus Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar.
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya dengan fenomena ini. Memang mengherankan ditengah situasi yang sulit ini ternyata masih ada orang yang pamer kepopulerannya di depan masyarakat.
Baca Juga
-
Cek Sekarang! 20 Aplikasi Populer Ini Bisa Bikin Baterai HPmu Cepat Habis
-
Menilik Harta Kekayaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Jumlahnya Fantastis!
-
10 Cara Ampuh Mengatasi Masalah Kurang Tidur
-
Catat! Top 5 Rekomendasi Produk Sunscreen untuk Kulit yang Berjerawat
-
5 Khasiat Jeruk Mandarin bagi Kesehatan yang Wajib Diketahui
Artikel Terkait
Kolom
-
Ketika Guru Jadi Pilihan Terakhir: Krisis Talenta dan Masa Depan Pendidikan Indonesia
-
Fetisisme Kesibukan: Saat Lelah Menjadi Simbol Status Sosial
-
Prilly Latuconsina Pasang 'Open to Work' di LinkedIn: Gimmick Marketing yang Nirempati?
-
Tergerusnya Otoritas Guru dan Kekerasan yang Mengintai Sekolah
-
Guru di Ujung Laporan: Mengapa Mediasi Kini Kalah oleh Jalur Hukum?
Terkini
-
Film Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising Alami Penundaan Penayangan
-
4 Serum Skin Barrier Panthenol untuk Kulit Sehat Bebas Iritasi dan Redness
-
Kertas Usang di Pabrik Konveksi
-
Bahaya Paylater dan Present Bias: Mengapa Kita Sulit Menabung Setelah Gajian?
-
Reuni Impian Penggemar! Park Seo Joon, Jung Yu Mi, & Choi Woo Shik Gabung Acara Baru dari Na PD