Beberapa hari lagi tahun akan berganti dan seperti kebanyakan orang kamu juga mulai membuat resolusi untuk tahun baru yang akan datang. Membuat daftar resolusi untuk tahun depan memang terasa menyenangkan, namun apa kamu masih mengingat resolusi yang kamu buat tahun kemarin? Apakah sudah kamu laksanakan semua atau hanya sebagian saja? Atau bahkan tidak ada yang terealisasi sama sekali? Wah, pertanyaan tadi membuat pusing saja ya.
Membuat resolusi di tahun baru merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan banyak orang di akhir tahun. Mereka mulai membayangkan keinginan dan harapan apa yang akan terjadi di tahun depan. Ada yang berharap di tahun besok bisa memiliki rumah baru, bisa segera menikah, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang bagus, masuk perguruan tinggi favorit dan masih banyak lagi impian dan harapan yang diinginkan tiap orang.
Tidak ada yang menyalahkan jika memiliki puluhan atau bahkan ratusan impian. Namun apa kamu bisa merealisasikan semuanya? Dari sekian banyak keinginan ada berapa banyak yang benar-benar bisa dilaksanakan? Nyatanya tidak semua keinginanmu bisa diwujudkan secara nyata. Bukan karena yang tidak realistis, namun karena usaha yang belum maksimal untuk mewujudkannya.
Keinginan dan impian jika tidak disertai dengan usaha maka akan menjadi sia-sia. Jika hanya berkeinginan saja “Tahun depan aku ingin menjadi kaya” namun tidak diikuti dengan usaha yang setimpal, maka itu hanya menjadi bualan saja. Perlu adanya usaha yang sepadan untuk mewujudkannya. Sehingga impian tidak hanya berada di angan-angan saja namun juga bisa terwujud nyata. Namun, usaha saja juga tidaklah cukup. Perlu juga dibarengi dengan doa kepada Tuhan agar impianmu dapat terkabul.
Dalam membuat daftar resolusi pastikan jika itu semua bisa direalisasikan. Jangan hanya membuat daftar yang kamu sendiri tahu bahwa itu mustahil untuk dilaksanakan. Jika bagimu sendiri itu terasa sulit, maka akhirnya apa yang diimpikan hanya akan menjadi angan saja. Buatlah resolusi yang jelas dan sesuai dengan kemampuanmu. Mulailah dari hal kecil terlebih dahulu agar kamu semangat dan termotivasi ketika memulainya.
Resolusi tahun baru tidak melulu harus membuat daftar yang baru. Jika impianmu tahun lalu belum bisa terlaksana, kamu bisa melanjutkannya di tahun depan. Tidak perlu pesimis ketika impianmu belum menjadi nyata. Jadikan tahun lalu sebagai pelajaran sehingga besok kamu bisa belajar dari kesalahan dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Semoga di tahun yang akan datang segala resolusimu dapat terealisasi. Semoga segala impianmu dapat terlaksana dan yang sebelumnya belum tercapai bisa terwujudkan. Good luck for everyone!
Baca Juga
-
Beli Barang Masa Kecil Bukan Boros, Tapi Cara Sederhana Bahagiakan Inner Child
-
Katanya Slow Living Harus di Desa, Padahal di Kota Juga Bisa
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Dilema Cancel Culture: Kenapa Sulit Membenci Publik Figur yang Bersalah?
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
Artikel Terkait
Kolom
-
Syarat Maksimal, Gaji Minimal: Standar Tak Masuk Akal dalam Lowongan Kerja
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?
-
Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan
-
Negara Mau Pajak Kreator, Tapi Birokrasinya Masih 'Gagap' Digital?
-
AI Mengubah Cara Kerja Generasi Muda: Peluang atau Malah Ancaman?
Terkini
-
Review Petaka Gunung Welirang: Saat Mitos Lokal Berhasil Digali dengan Apik
-
RAM 24 GB, Kamera OIS, Baterai 8000 mAh! Ini HP Realme Terbaik
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Wajah Lembap dan Sehat! 4 Cleanser Probiotic Jaga Mikrobioma Skin Barrier
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu