Siapa bilang nonton film harus ke bioskop? Bisa juga sih, tapi zaman modern seperti ini cukup dengan kuota, gawai yang memadai, dan paket langganan website film, kita sudah bisa menikmati berbagai macam film favorit. Apalagi kalau lagi liburan seperti ini, daripada galau karena nggak ada yang ngajak main, lebih baik menghibur diri dengan nonton film.
Seperti yang saya lakukan beberapa hari ini, banyak film yang belum sempat saya tonton karena tugas yang menumpuk. Kali ini waktu liburan sudah datang dan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk saya nonton film yang sudah saya nantikan. Dengan berlangganan website film, tiap malam saya menonton satu film untuk hiburan sekaligus self reward setelah melewati empat bulan waktu kuliah yang cukup melelahkan.
Mengapa saya lebih memilih nonton film di rumah daripada di bioskop? Ada banyak alasan sebenarnya, selain lebih hemat dan waktunya yang fleksibel, saya rasa nonton film di rumah itu lebih seru daripada pergi ke bioskop. Di rumah kita bebas bisa sambil duduk, tidur, makan, dan lain-lain. Kalau di bioskop kita mesti mengikuti peraturan yang ada disana. Belum lagi menyesuaikan jadwal, antri tiket, dan kendala cuaca karena apabila hujan pastinya saya tidak jadi berangkat.
Film yang saya tonton beberapa hari ini adalah film yang murni menyuguhkan hiburan saja. Beberapa d iantaranya juga sudah saya tonton sebelumnya. Film-film yang tidak pernah bosan saya tonton diantaranya Harry Potter, Narnia, dan Home Alone. Siapa sih yang nggak suka film itu? Diputar berkali-kali pun akan tetap menarik ditonton. Karena sifatnya memang untuk menghibur, jadi saya menghindari film dengan alur yang rumit dan menuntut saya untuk berpikir.
Dengan modal yang tidak terlalu banyak, ditambah kemudahan dalam mengakses, membuat saya memilih nonton ulang film favorit ini menjadi salah satu self reward untuk menghibur diri setelah perkuliahan yang panjang. Karena intinya bukan banyaknya uang yang kita keluarkan, melainkan kesenangan yang bisa kita rasakan. Kalau self rewardmu apa?
Baca Juga
-
Sprint Race MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia Mulai Beri Perlawanan
-
Red Bull Resmi Tukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda, Keputusan yang Tepat?
-
Bukan Pecco Bagnaia, Marc Marquez Sebut Adiknya Sebagai Pesaing Utama
-
Performa Mentereng Marc Marquez Buat Ducati Kerap Dicurigai Pilih Kasih
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
Artikel Terkait
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Mengenal Post Holiday Blues, Sering Terjadi Usai Libur Lebaran dan Ketahui Cara Mengatasinya!
-
5 Film yang Tayang Lebaran Bersaing Ketat, Pabrik Gula Masih Memimpin
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
Kolom
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata
-
Ki Hadjar Dewantara Menangis, Pendidikan yang Dulu Dibela, Kini Dijual
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika