Era digital telah membawa perubahan besar untuk semua orang, tak terkecuali anak muda. Mereka semakin memiliki banyak cara dan variasi dalam berinteraksi dan mengekspresikan diri. Salah satu fenomena menarik yang muncul adalah; kecenderungan banyak anak muda untuk membuat akun kedua (second account) di platform media sosial terlepas dari alasan-alasan yang melatarbelakanginya. Artikel ini akan mengupas alasan-alasan di balik tren ini, fokus pada bagaimana anak muda menggunakan second account untuk melampiaskan angan-angan mereka.
1. Ekspresi Diri yang Bebas
Pertama-tama, pembuatan second account memberikan ruang yang lebih bebas bagi anak muda untuk mengekspresikan diri tanpa terikat oleh ekspektasi atau eksposur dari lingkungan sosial utama mereka. Dalam akun kedua, mereka mungkin merasa lebih leluasa untuk berbicara tentang impian, hasrat, atau pikiran yang mungkin tidak mereka bagikan secara terbuka di akun utama. Hematnya, mereka merasa lebih leluasa dan tak harus memalsukan diri sendiri di second account, karena mereka bisa memfilter siapa saja yang bisa melihat dirinya tanpa harus merasa terhakimi.
2. Penghindaran Ekspektasi Sosial
Anak muda sering kali merasa terbebani oleh ekspektasi sosial, baik dari keluarga, teman sebaya, atau masyarakat umum. Dengan memiliki second account, mereka dapat melampiaskan keinginan atau impian mereka tanpa takut dinilai atau dihakimi oleh lingkungan sekitar.
3. Pembuatan Identitas Alternatif
Membuat second account memungkinkan anak muda untuk menciptakan identitas alternatif atau karakter yang berbeda dari diri mereka yang sehari-hari. Ini bisa menjadi bentuk pelarian kreatif di mana mereka dapat menjelajahi sisi-sisi diri mereka yang mungkin tidak sepenuhnya terungkap dalam kehidupan sehari-hari. Otomatis, itu merupakan hal positif untuk bisa mengeksplorasi sampai sejauh mana bisa mengenali diri sendiri.
4. Pelepasan Stress dan Tekanan
Dalam dunia yang semakin kompleks dan penuh tekanan, second account dapat menjadi saluran pelepasan stres bagi anak muda. Mereka dapat menggunakan platform ini sebagai tempat untuk berbicara tentang harapan, mimpi, atau ketakutan tanpa merasa terjebak dalam ekspektasi yang mungkin ada di akun utama mereka.
5. Pertemanan dan Koneksi Baru
Banyak anak muda menggunakan second account untuk berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki minat atau visi yang serupa. Hal ini dapat membantu mereka membangun pertemanan dan koneksi baru di luar lingkaran sosial utama mereka, memberikan pengalaman yang menyegarkan dan mendukung.
6. Eksplorasi Kreativitas
Second account sering digunakan sebagai wadah eksplorasi kreativitas. Anak muda dapat merilis karya seni, tulisan, atau proyek kreatif lainnya tanpa batasan dan harapan yang mungkin melekat pada akun utama mereka.
Pembuatan second account oleh anak muda jaman sekarang muncul sebagai bentuk pembebasan diri dan ekspresi yang lebih bebas. Fenomena ini menunjukkan bahwa anak muda ingin memiliki ruang eksklusif untuk melampiaskan angan-angan, impian, dan identitas alternatif mereka tanpa batasan dan ekspektasi. Meskipun ini dapat memberikan keseimbangan positif, penting juga untuk menjaga kesehatan mental dan mengenali batasan virtual dan realitas. Sejatinya, kehidupan yang nyata adalah bagaimana kita menapakan kaki di dalam realitas itu sendiri.
Baca Juga
-
Pentingnya Berfilsafat di Tengah Kondisi Demokrasi yang Carut-Marut
-
Film A Moment to Remember: Menggugah Hati dan Syarat akan Antropologis
-
Menguak Misteri: Kecerdasan Tidak Didasarkan pada Kehebatan Matematika
-
Antara Kecerdasan Emosional dan Etika dalam Bermain Media Sosial
-
Ini yang Akan Terjadi jika Kuliah atau Pendidikan Tinggi Tidak Wajib!
Artikel Terkait
-
Pengantin Ini dapat Amplop dari Perantau, Isinya Terima Sepucuk Surat
-
4 Tips Menjaga Kewarasan untuk Anak Muda yang Hancur Lembur ala Durkheimian
-
Viral, Proposal Anggaran Pembangunan Masjid Capai Rp12 M, Harga Batu Bata dan Genting Bikin Geleng-geleng
-
Absurditas Cogil: Tantangan dan Krisis Pendidikan di Era Media Sosial
-
Timnas Indonesia U-17 Kena Bullying, Kondisinya Tidak Baik-baik Saja, Psikolog: Ini Cukup Serius
Kolom
-
Guru di Ujung Laporan: Mengapa Mediasi Kini Kalah oleh Jalur Hukum?
-
Banjir yang Tak Pernah Usai: Kota, Beton, dan Kekalahan Berulang
-
Pemulihan Aceh Pascabencana: Ini Suara untuk Negara yang Lambat Bertindak!
-
Di Balik Persaingan Ketat dan Banyaknya Jalur Masuk ke Perguruan Tinggi
-
Ketika Berita Ramai Dibaca tapi Kehilangan Makna
Terkini
-
Bye Kusam! 4 Cleanser Glycolic Acid Angkat Sel Kulit Mati untuk Kulit Cerah
-
4 Pelembap Lokal Madecassoside Atasi Redness dan Dehidrasi Kulit Sensitif
-
Ulasan Novel Muslihat Berlian: Perburuan Masa Depan yang Keseleo!
-
Digelar di Tokyo, Crunchyroll Anime Awards Edisi ke-10 Hadirkan 32 Kategori
-
4 Ide Outfit Rok ala Wonyoung IVE yang Super Aesthetic dan Girly!