Drama Korea adalah tontonan yang identik dengan kesan romantis atau cinta-cintaan. Padahal, drama ini memiliki banyak sekali genre hingga isu yang menarik untuk disimak.
Beragam alasan pun menjadi penyebab munculnya citra drama Korea yang kerap dikaitkan dengan hal romantis. Mulai dari genre universal sejuta umat, alur menyentuh, tokoh green flag kecintaan netizen, hingga banyaknya drama romantis yang viral.
Padahal, sama seperti genre lainnya, drama atau film Korea juga memiliki tokoh yang sangat red flag. Lalu selain romansa, banyak genre lain dari drama dan film korea yang viral di media sosial.
Lalu bila bicara alur, tidak semua drama Korea memiliki alur yang ringan dan menghibur. Karena ada juga drama yang memiliki alur berbelit bahkan bisa membuat stress saat menontonnya, termasuk di genre romansa.
Sementara dari segi keviralan, data yang dihimpun Soompi di tahun 2021 menyebut bahwa drama maupun film korea yang mendapat sambutan baik ternyata tak hanya berpusat di satu genre.
Namun genre lain juga memiliki popularitas yang baik. Mulai dari segi akting, alur, teknik pengambilan gambar, dan editing yang mengagumkan.
Berikut 10 drama Korea beserta genrenya yang paling banyak disebut di Twitter dalam sejarah, per 2021:
1. Kingdom (sejarah, thriller)
2. Itaewon Class (romansa, komedi)
3. True Beauty (romansa, komedi)
4. Vincenzo (mafia, aksi)
5. Sky Castle (drama, satir)
6. Hotel de Luna (horor, drama)
7. Start up (romansa, komedi)
8. Hospital Playlist (romansa, komedi)
9. Guardian the Lonely and Great God (romansa, komedi)
10. Penthouse (thriller, crime)
Di sisi lain, untuk jenis film, genre romansa justru tidak masuk dalam top 10 film yang paling viral. Berikut daftar film dan genre film Korea terviral sepanjang masa:
1. Parasite (drama, thriller)
2. Minari (drama)
3. Snowpiercer (science fiction)
4. Old Boy (thriller)
5. Space Sweepers (science fiction)
6. Swing kids (sejarah, thriller)
7. Okja (science fiction)
8. Peninsula (horor, thriller)
9. Train to Busan (horor, thriller)
10. Mother (crime, misteri)
Hal ini menunjukkan bahwa Korea Selatan mengembangkan industri hiburannya begitu pesat sehingga mampu menghadirkan tontonan yang tidak monoton. Bahkan isu yang mereka angkat juga sangat variatif. Mereka juga tak ragu untuk mengabadikan sejarah dalam film maupun drama.
Hal ini tentu membantu penyebaran korean wave melalui tontonan yang banyak dikonsumsi berbagai usia di seluruh dunia. Bagaimana menurutmu?
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Tak Hanya Sesama Teman, Saat Guru dan Dosen Juga Jadi Pelaku Bully
-
Kisah Relawan Kebersihan di Pesisir Pantai Lombok
-
Viral Tumbler KAI: Bahaya Curhat di Medsos Bagi Karier Diri dan Orang Lain
-
Ricuh Suporter Bola hingga War Kpopers, Saat Hobi Tak Lagi Terasa Nyaman
-
Budaya Titip Absen: PR Besar Guru Bagi Pendidikan Bangsa
Artikel Terkait
Kolom
-
Tren Childfree dan Anti-Nikah: Apa yang Sebenarnya Dicari Gen Z?
-
Grok Jadi Wajah Baru Kekerasan Digital, Alasan Manipulasi Foto AI Harus Dihentikan
-
Krisis Hunian Generasi Z dan Harapan Punya Rumah yang Sulit Tergapai
-
Kekerasan dan Ruang Aman bagi Perempuan: Isu Penting yang Sering Diabaikan
-
Mitos Hidup Murah di Daerah: Gaji Lokal, tapi Harga Kebutuhan Nasional
Terkini
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo