Tak jarang seseorang menjadikan drama Korea sebagai media hiburan. Ketika hidup tengah berantakan, tertekan oleh pekerjaan, atau menghadapi situasi yang tak pernah dibayangkan.
Selain tidur, menonton drama Korea yang beragam dan menyenangkan selalu berhasil mengembalikan semangat hidup. Hal ini benar-benar terjadi pada sebagian orang, tak terkecuali para perempuan di Indonesia.
Lantaran tak hanya aktor dengan visual rupawan, tetapi drama Korea kerap kali menyajikan adegan-adegan yang mampu membuat penontonnya merasakan ribuan kupu-kupu berterbangan di dalam perut atau butterfly era.
Apalagi jika sedang dalam masa penantian jodoh, tentu menyaksikan romantisme para pelakon di dalam layar menghadirkan nuansa berbeda. Sebut saja ‘Perfect Marriage Revenge’, ‘Queen of Tears’, ‘My Sweet Mobster’, ‘Serendipity’s Embrace’, hingga ‘Lovely Runner’.
Di atas merupakan beberapa judul drama Korea yang baru-baru ini ramai menarik atensi. Kemudian melansir Yoursay.id, di bulan Agustus pun ada ‘Bad Memory Eraser’, ‘Love Next Door’, ‘Cinderlla at 2PM’ atau terbaru yang akan tayang adalah ‘No Gain No Love’.
Tentu masih banyak lagi drama Korea yang siap membawa penonton untuk mengalami butterfly era, lagi dan lagi. Bahkan dalam drama yang mengusung genre aksi atau mungkin thriller sekali pun, tetap saja ada secuil adegan yang membuat para pemirsa menyebut tokohnya dengan istilah ‘green flag’.
Benar, tak bisa dipungkiri bahwa menyaksikan drama Korea menjadi metode ‘healing’ paling menyenangkan bagi sebagian orang. Ditambah adanya dialog-dialog yang kerap relate dengan situasi yang dialami.
Namun kebiasaan menyaksikan drama Korea juga harus dibarengi dengan ‘kesadaran diri'.
Kesadaran diri dalam memahami bahwa hidup ini memang tak seindah drama Korea. Tokoh-tokoh green flag yang begitu diidamkan, nyatanya tak benar-benar ada di dunia nyata.
Ada, barangkali ada. Sayangnya akan cukup sulit untuk menemukan pasangan seperti mereka. Namun lagi-lagi harus diingat agar diri tidak terlalu berekspektasi mendapat pasangan super pengertian dan penyayang seperti Baek Hyun-woo, Ryu Sun-jae, Kang Hoo-young, Seo Do-guk, atau mungkin Choi Seung-hyo.
Kita tidak bisa terlalu dalam membawa masuk drama Korea terhadap kehidupan di dunia nyata, apalagi jika sampai mempengaruhi standarisasi menentukan pasangan.
Manusia tetap ada batasnya dan memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan kasih sayangnya. Hidup ini, memang tidak seindah drama Korea, Dek.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Nasib Akhir 8 Karakter di Serial Netflix The Frog, Tak Semua Happy Ending
-
Shin Min Ah Kacaukan Pernikahan Mantan di Episode 1 Drama No Gain No Love
-
5 Drama dan Film Korea yang Dibintangi Jung Hae In, Wajib Masuk Rekomendasi!
-
Sinopsis For the Young Ones, Drama China Bergenre Thriller Crime
-
4 Konflik yang Muncul di Awal Episode Drakor Perfect Family, Apa Saja?
Kolom
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Membaca di Era Digital: Masih Penting atau Mulai Dilupakan?
Terkini
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Ketika Jurnalisme Bertemu Konspirasi Kelas Dunia di Buku The Sky is Falling