Ada banyak hal yang patut dipertimbangkan dalam memilih pasangan hidup. Menikah tentulah bukan hal yang amat sederhana, tanggung jawab yang besar menyertai di dalamnya. Bukan hanya menyatukan dua insan, namun juga 2 keluarga besar. Demi menyelamatkan masa depanmu, kamu harus peka dalam memilah pasangan.
Pastikan 5 hal ini tidak ada pada diri pasanganmu sekarang ini!
1. Tidak Punya Visi dan Misi
Visi adalah tujuan, dan misi adalah step/usaha untuk mencapai visi tersebut. Tidak perlu visi misi yang "wah" dan sangat hebat. Yang perlu dipastikan ialah dia memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya dan punya arah dalam usahanya.
Punya visi dan misi menandakan ia orang yang menjalankan hidupnya dengan baik. Ia tidak hanya menjalani hidup dengan pasrah seperti air yang mengalir, tapi ada usaha yang dilakukan untuk meraih tujuan tersebut.
2. Malas Bekerja
"Tetap bekerja, bukan pekerja tetap"
Girls, yang harus kamu pastikan ada pada diri pasanganmu adalah 'tetap bekerja'. Terlepas dari ia serabutan ataupun telah memiliki pekerjaan yang tetap, itu bukanlah hal utama. Jangan sampai karena salah menilai, kamu membiarkan hidupmu yang berharga bersama pengangguran tidak produktif.
Jangan terlalu risau pada apapun profesinya, selagi pekerjaannya baik dan ia tetap berusaha memenuhi nafkah keluarga, dia adalah lelaki yang bertanggung jawab. Pekerjaan tetap juga belum menjamin usaha seseorang, jangan sampai kamu membiarkannya pengangguran hingga lalai demi pekerjaan bergaji besar yang entah kapan didapat.
3. Tidak Mau Tahu Urusan Dapur
Memasak adalah skill bertahan hidup. Mau laki-laki atau perempuan, keduanya minimal tahu cara mengolah sesuatu untuk bisa dimakan. Jadi, ini bukan lagi zaman praaksara dimana wanita hanya memiliki 3 tempat di dapur-sumur-kasur.
Girls, minimal pastikan priamu tahu harga bahan masakan yang kamu olah. Kebutuhan bahan bakar, sembako, dan lain sebagainya. Kamu akan kesulitan jika memiliki pria yang tak mau tahu urusan dapur. Pria yang seperti ini, cenderung menggampangkan dan merendahkan usahamu. Ketidaktahuannya pada urusan dapur juga berbahaya pada urusan keuangan yang akan dibutuhkan!
4. Memandang Rendah Fisik Orang Lain
Harap berhati-hati pada seseorang yang mudah merendahkan fisik orang lain. Bisa jadi, ia juga memiliki penilaian yang rendah ketika melihatmu. Tsundere dan merendahkan orang lain, itu dua hal yang amat berbeda.
Orang yang merendahkan fisik orang lain, tentu akan cenderung meninggikan sebuah kecantikan. Dia yang tak menghargai dan tak dapat melihat kelebihan orang lain, tentu bukan hal bijak memutuskan tetap di sisinya.
5. Menghambat Potensimu
Hubungan bukanlah sebuah penghambat untuk tetap tumbuh dan meraih impian. Komunikasikan hal ini dengan si dia, jika kamu yakin apa yang kamu lakukan adalah hal yang baik bagi hubungan dan dirimu sendiri, tentu dia akan mendukungmu. Seseorang yang membuatmu berhenti dan mematahkan sayapmu karena keegoisannya, bukanlah orang yang baik.
Demikian ulasan yang telah dipaparkan. Semoga dapat bermanfaat dalam kelancaran hubunganmu dengannya!
Baca Juga
-
Membaca Realitas di Novel Bekisar Merah: Kala Suara Tak Pernah Diberi Ruang
-
Meski Berakhir Mati, Salmon Memilih Bergerak: Merenungi Buku Raditya Dika
-
Mengejar Gitar Legendaris Sunburst 1960 di Buku Andrea Hirata
-
Dari Tanzania ke Tapaktuan: Menaklukkan Diri, Bukan Sekadar Menempuh Jarak
-
Membaca Sudut Pandang Pekerja Offshore di Novel Sumur Minyak Airmata
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Rajanya HP Murah? HP Oppo Rp1,6 Juta Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz
-
Bye Keriput! 5 Body Wash Kolagen untuk Kulit Lebih Kencang
-
4 Inspirasi Sporty Look ala Park Min Young, Tetap Chic saat Berkeringat!
-
Nggak Perlu Insecure Lagi, 5 Foot Spray Ini Ampuh Usir Bau Kaki Membandel
-
4 Pelembab Anti-Aging Berukuran Besar 100 ML, Solusi Hemat Wajah Awet Muda!
Terkini
-
Kuota Hangus: Kita Beli, tapi Nggak Pernah Punya
-
Impian Banyak Pria, Harley-Davidson Pamerkan CVO Road Glide RR Paling Mahal
-
Novel Ikhlas Penuh Luka: Kisah Dua Hati yang Sama-Sama Saling Menyembuhkan
-
Dunia Sindhunata dalam Mata Air Bulan: Sebuah Perjumpaan Iman dan Budaya
-
Mr. & Mrs. Egois: Saling Mencintai, Tapi Kenapa Harus Saling Menyakiti?