Seseorang yang memutuskan untuk merantau tentu akan merasakan sedih karena dalam waktu lama tidak berjumpa dengan keluarga serta aktivitas yang biasa dikerjakan sehari-hari di rumah. Oleh sebab itu, pada dasarnya, orang yang memutuskan ingin merantau akan berpikir panjang untuk memilih keputusan tersebut. Selanjutnya, ketika sudah merantau, sebagian orang ada yang betah merantau lama dan ada juga yang tidak.
Namun demikian, saya mencoba membahas kenapa seseorang yang merantau itu bisa bertahan lama di perantauan. Berikut 4 faktor seseorang bertahan lama merantau.
1. Mendapat saudara baru dan peduli
Di perantauan, banyak orang yang tidak mempunyai sanak saudara sehingga merasa kesepian. Hal itu yang menjadi alasan seseorang tidak betah merantau. Ketika ada saudara baru dan peduli, biasanya seseorang itu akan lebih merasa senang sehingga nyaman di perantauan.
Dengan rasa nyaman itulah yang membuat seseorang akan lebih bersemangat dalam beraktivitas di perantauan dan merasa banyak orang yang mencintainya. Maka dari itu, kita dapat mencari keluarga baru di perantauan agar bisa bertahan.
2. Mendapatkan gaji yang besar
Alasan kedua adalah mendapatkan gaji yang besar. Hal tersebut akan membuat banyak orang merasa nyaman dan merasa lebih bahagia karena tidak kekurangan apapun di perantauan. Hal tersebut karena gaji yang menjanjikan.
Banyak orang karena memiliki gaji yang kecil memutuskan untuk berhenti bekerja atau resign dan mencari pekerjaan lain yang lebih baik sehingga memutuskan pulang ke kampung halaman.
3. Mendapatkan jodoh
Supaya tidak merasakan kesepian di perantauan, biasanya seseorang itu mencari jodoh. Setelah mendapat jodoh, hal tersebut yang membuat orang itu merasa betah bertahan lama merantau.
Apalagi memutuskan untuk menikah, maka dalam jangka waktu yang lama tidak akan pulang ke kampung halaman. Dengan kata lain, menetap di daerah dimana dia merantau bersama keluarga kecilnya.
Demikianlah tiga faktor tersebut jadi alasan yang membuat seseorang bertahan lama merantau. Atas dasar itu juga, kita yang ingin merantau bisa melakukan hal yang sama agar kedepannya kita bisa bertahan di perantauan. Semoga uraian ini bisa bermanfaat untuk kita dan bisa jadi semangat buat kita di perantauan.
Baca Juga
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda
-
Spek Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Performa Dimensity 7360-Turbo Jadi Andalan
Terkini
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu
-
Rayakan 20 Tahun Debut, BigBang Bahas Identitas dan Kejayaan di Lagu BiiiG