Hubungan asmara memang tidak terlepas dari pasang surut dilemanya. Permasalahan tentu kerap muncul. Kalau sudah bertengkar, menang atau kalah, benar atau salah, sama-sama akan menimbulkan perasaan mengganjal.
Sebagai mahluk yang lebih sensitif, biasanya wanita akan lebih lama memendam amarah ketimbang pria. Pria bisa saja melupakan permasalahan dan amarah yang meluap-luap dalam sekejap mata. Sementara, tidak dengan wanita. Setelah pertengkaran usai, wanita akan memilih untuk diam dan memendam perasaannya. Wanita tidak mudah melupakan sesuatu yang telah menyakitinya. Maka dari itu, wanita butuh didengar sebelum ia siap melepaskan masalah tersebut. Namun, bukan hal mudah untuk membuat wanita bicara akan perasaannya.
Ada empat langkah yang bisa dilakukan pria saat pasangannya marah.
1. Tenangkan diri sendiri sejenak setelah pertengkaran usai
Sebagai mahluk yang memiliki emosi lebih stabil, akan jauh lebih baik jika pria pergi sejenak dari pasangannya untuk menenangkan diri. Pergi, bukan berarti melupakan, loh. Pergi, dalam arti mencari ketenangan batin untuk berfikir lebih jernih. Pria akan jauh lebih cepat menenangkan hati dan pikirannya karena mengandalkan fikiran dan logika yang rasional ketimbang emosi. Meskipun, banyak juga yang egonya tinggi, namun, pergi sejenak untuk meredakan emosi tidak ada salahnya, kan?
2. Dengarkan segala keluh kesah dan amarahnya
Jika hati dan pikiran sudah tenang, kini saatnya untuk kembali dan bersikap lebih netral terhadap pasangan. Ajak ia duduk berdua dan mulai bicarakan hal-hal yang ringan. Alih-alih membuka topik panas masalah yang terjadi, kamu bisa membuka topik pembicaraan yang lebih ringan. Sedikit memberikan candaan akan membuat situasi lebih santai. Setelah emosi keduanya terkendali, mulai pancing pasangan untuk menceritakan keluh kesahnya. Dengarkan saja, tidak perlu menimpali apalagi menyalahkan.
3. Perlahan jelaskan dari sudut pandangmu
Perlahan, jelaskan dari sudut pandangmu. Kedua pasangan berhak tahu sudut pandang masing-masing. Usahakan tidak menyudutkan pasangan agar tidak terjadi lagi pertengkaran. Jika suasana mulai memanas, maka coba berhenti menjelaskan, dan diam sejenak hingga situasi kembali santai.
4. Berikan pelukan hangat tanda perang telah usai
Setelah ketiga langkah di atas sudah dilakukan, maka sekarang waktunya untuk memberikan pelukan hangat serta memint maaf meskipun kesalahan bukan terletak padamu. Itu akan jauh lebih baik. Wanita akan luluh dengan permintaan maaf yang tulus dan ikhlas. Tunjukkan padanya bahwa masalah adalah bumbu percintaan. Tidak perlu ada kata pisah. Tunjukkan padanya, kamu mampu menawarkan solusi atas permasalahan yang terjadi, atau setidaknya berusaha memperbaikinnya bersama-sama.
Memang tidak mudah untuk dilakukan, namun, dengan memberi jarak dan pengertian, sebuah hubungan akan berjalan ke arah yang lebih dewasa.
Baca Juga
-
4 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Pasangan untuk Berselingkuh, Segera Hindari!
-
4 Alasan Kenapa Kadang Memendam Perasaan Cinta Itu Lebih Baik daripada Diungkapkan
-
4 Alasan Kenapa Beberapa Orang Lebih Suka Menulis daripada Membaca
-
4 Alasan Kenapa Kita Harus Mulai Berhenti Beli Barang KW, Rugi!
-
4 Alasan Kenapa Sebaiknya Kita Tidak Mengisi Kuliah Hanya dengan Belajar
Artikel Terkait
-
Nekatnya Bukan Main! Pria Ini Tiba-Tiba Peluk Jokowi di Depan Paspampres
-
3 Tipe Kepribadian yang Menyebabkan Konflik dalam Hubungan Asmara
-
3 Ciri Hubungan Sehat dan Dewasa yang Patut Dipertahankan
-
Jatuh ke Kawah saat Selfie, Viral Pria Berujung Dituntut Gara-Gara Hal Ini
-
Hubungan Rumah Tangga Sedang Tak Baik-Baik Saja, Wanita Ini Tergoda Selingkuh Dengan Mantan yang Telah Beristri
Lifestyle
-
4 Hybrid Sunscreen Vegan dengan Proteksi Maksimal, Nyaman Dipakai Seharian
-
5 Powerbank 50.000 mAh Terbaik 2026, Sekali Cas Bisa Bertahan Berhari-hari
-
4 Chemical Sunscreen Vegan Favorit, Ringan di Kulit dan Anti White Cast
-
4 Ide Daily OOTD ala Jennie BLACKPINK, Classy Look Sampai Street Style!
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
Terkini
-
Cha Eun Woo Terseret Skandal, Drakor The Wonder Fools Terancam Tak Tayang?
-
Membaca Drama Can This Love Be Translated? Lewat Lensa Pengasuhan
-
Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia
-
Film Sentimental Value: Testament Penting Hubungan Manusia yang Mendalam
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Alasan Bertahan di Balik Depresi