Salah satu hal yang tidak bisa dipungkiri dalam hidup ini adalah kehadiran seorang haters yang suka melontarkan kritik pedas pada setiap kegiatan yang kita lakukan. Memang sulit rasanya menghadapi orang-orang yang melihat diri kita sebagai pribadi yang negatif bagi dirinya.
Padahal, setiap perbuatan yang kita lakukan tidak akan menimbulkan dampak apapun bagi mereka. Hanya kebencian dan rasa dengki yang menyelimuti pikiran mereka untuk terus menganggu hidup orang lain. Nah di artikel kali ini, kita akan membahas tentang beberapa tips untuk menghadapi serangan haters. Berikut lima di antaranya.
1. Mengabaikan Mereka
Sebaik apa pun sifat dan perilaku yang kita tunjukkan, mereka akan tetap selalu ada dan membayangi kehidupan kita dengan kritik pedas dengan maksud untuk menjatuhkan. Tips pertama yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi mereka adalah dengan mengabaikannya.
Terlebih jika kritik yang mereka lontarkan padamu tidak membawa pengaruh apapun. Sebagian besar haters sebenarnya tidak ada masalah apapun pada orang yang dibencinya, tetapi memiliki masalah dengan diri mereka sendiri.
2. Meyakinkan Dirimu
Tips kedua yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi serangan haters adalah dengan meyakinkan dirimu untuk terus melangkah maju dan bertingkah laku seperti biasanya jika hal itu memang tidak membawa pengaruh buruk pada orang lain.
Kita juga tidak perlu menyenangkan semua orang, karena seorang haters akan tetap menjadi haters bagi orang lain. Fokus pada tujuan hidupmu dan berkumpul bersama orang-orang yang dapat menerima dirimu.
3. Mengontrol Respon
Jangan biarkan dirimu terpengaruh oleh kritik pedas dari seorang haters, karena pada dasarnya kamu tidak bisa mengendalikan perilaku orang lain. Sebaliknya kamu bisa mengendalikan dirimu sendiri dengan menganggap semua kritik pedas yang haters lontarkan kepadamu sebagai rasa peduli secara berlebihan.
4. Mencoba Mengubah Pandangan
Coba kamu memposisikan dirimu sebagai mereka tetapi hanya dari segi pandangannya saja, bukan dari perbuatan ataupun rasa benci. Lakukan hal itu sebagai bentuk evaluasi diri, mungkin saja ada beberapa hal dari dirimu yang perlu diubah atau diperbaiki karena memang akan berdampak buruk bagi orang lain.
5. Speak Up
Tips terakhir yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi serangan haters, yaitu dengan mengajak mereka berdiskusi secara dewasa. Tanyakan setiap hal yang mereka tidak sukai dari dirimu beserta dengan alasannya. Namun, kamu tidak perlu menelan mentah-mentah setiap alasan yang mereka berikan kepadamu.
Karena kamu harus berani memberikan pendapat pribadimu kepada mereka dengan cerdas dan tegas agar mereka tahu bahwa kamu juga berani memberikan perlawanan.
Itulah tadi lima tips dalam menghadapi serangan haters. Semoga bermanfaat!
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
6 Penyebab Penis Berdarah yang Perlu Anda Waspadai, Pernah Mengalaminya?
-
6 Penyebab Mata Kaki Bengkak, Mulai dari Cedera hingga Penyakit Ginjal
-
Catat! Ini 4 Posisi Tidur yang Dianjurkan bagi Ibu Hamil
-
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Dampak Negatif Telat Makan bagi Kesehatan
-
5 Manfaat dan Aturan Penggunaan Minyak Ikan untuk Kucing
Artikel Terkait
-
Israel Ancam Suriah: Campur Tangan Turki Jadi Alasan Utama?
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?