Sekilas, kimbap dan sushi memang terlihat sama. Keduanya sama-sama gulungan nasi dalam rumput laut kering yang disajikan dengan cocolan kecap asin. Tak heran, banyak orang yang mengira kalau kimbap itu sushi versi Korea atau sebaliknya.
Tapi, kalau dilihat lagi ke belakang, dua makanan khas Korea dan Jepang ini punya banyak perbedaan. Keduanya berasal dari negara yang berbeda dan memiliki karakteristik masing-masing. Mulai dari bahan pembuatan, jenis, hingga konteks sosial. Agar tidak tertukar, berikut 5 perbedaan mendasar sushi dan kimbap.
1. Bumbu Nasi yang Berbeda
Sushi menggunakan nasi yang dibumbui dengan campuran cuka beras, gula, dan garam. Sementara itu, kimbap menggunakan nasi yang biasanya dibumbui dengan minyak wijen dan garam.
Perbedaan bumbu nasi ini kemudian menghasilkan karakter rasa yang berbeda. Kimbap cenderung memiliki aroma gurih dari minyak wijen, sedangkan nasi sushi memiliki rasa asam yang khas dari cuka beras.
2. Isian Kimbap Lebih Bervariasi
Saat gulungan kimbap atau sushi dipotong, kita bisa melihat isiannya. Satu gulungan kimbap memiliki isian yang lebih beragam dari sushi. Biasanya, kimbap bisa diisi telur dadar, daging panggang, acar lobak, dan sayuran. Kadang, nasi dalam kimbap terlihat lebih sedikit dari isiannya yang padat ini.
Sushi biasanya fokus ke isian seafood, daging, atau telur untuk menonjolkan rasa utamanya. Sayuran, seperti wortel atau zucchini, biasanya hanya disajikan lebih sedikit.
3. Jenis Sushi Lebih Beragam
Ternyata, sushi tidak hanya berbentuk gulungan nasi dan nori saja, loh. Sushi punya variasi yang beragam dari isiannya hingga bentuk penyajiannya. Misalnya sushi maki (sushi gulung yang mirip kimbap), nigiri (nasi kepal dengan ikan segar di atasnya), sashimi (potongan ikan segar tanpa nasi), dan masih banyak lagi.
Di sisi lain, kimbap tidak terlalu punya banyak macam. Bentuknya pun selalu gulungan. Yang membedakan biasanya hanya dari isiannya, misal cheese kimbap berarti ada keju sebagai isian kimbap tersebut.
4. Sushi Hidangan Mewah vs Kimbap yang Murah Meriah
Sushi biasanya identik dengan isian ikan atau seafood yang masih segar. Bahan ini tentunya tak didapat secara sembarangan. Dipilih dari kualitas tinggi membuatnya menaikkan value. Selain itu, sushi kerap disajikan dengan konsep atau etika tertentu di sebuah restoran yang tak hanya fokus ke rasa namun juga pengalaman menikmati sushi yang eksklusif.
Berbanding terbalik, kimbap biasanya dipilih saat seseorang sedang mencari makanan hemat tapi mengenyangkan. Kimbap juga sering dijadikan sebagai bekal piknik karena praktis. Kimbap biasanya dijual dalam bentuk potongan siap santap yang dibungkus dalam aluminium foil sehingga sangat cocok menjadi santapan on the go.
5. Rasa dan Cara Menikmati
Kimbap cenderung memiliki rasa gurih dengan aroma khas dari minyak wijen yang digunakan sebagai bumbunya. Sementara itu, sushi memiliki perpaduan rasa asam dan gurih yang berasal dari nasi yang dibumbui dengan cuka beras.
Pendampingnya pun bisa berbeda. Karena sering dimakan saat terburu-buru, kimbap biasanya dapat langsung dinikmati tanpa tambahan saus, sedangkan sushi sering disajikan bersama shoyu, wasabi, atau acar jahe.
Jadi, meskipun terlihat sama-sama gulungan nasi dan rumput laut, kimbap dan sushi punya karakter masing-masing. Mulai dari bumbu nasi, pilihan isian, bentuk penyajian, hingga cita rasanya. Setelah mengetahui perbedaannya, sekarang kamu sudah tidak perlu bingung lagi membedakan makanan Korea dan Jepang yang satu ini.
Baca Juga
-
Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi
-
Pembalut Kena PPN, Perempuan Harus Bayar Lebih untuk Kebutuhan Biologisnya?
-
7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!
-
5 Pelajaran Hidup dari Novela Metamorfosis: Hargai Diri Sendiri, Yuk!
-
Kenapa Tulisan dengan Tanda Baca Em Dash Sering Dianggap AI? Ini Faktanya!
Artikel Terkait
-
Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA
-
Ulasan Dear Hyeri: Saat Kepribadian Ganda Jadi Pelarian dari Realita
-
Dari Korea ke Indonesia, Inovasi Smart Factory Disiapkan untuk Koperasi dan UKM
-
Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri
-
Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah
Lifestyle
-
Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata
-
Bebas Kering! 5 Rekomendasi Body Lotion Shea Butter yang Nyaman di Kulit
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
-
Pengalaman Mencoba New BIONS by BNI Sekuritas
Terkini
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi
-
Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?
-
Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif
-
Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem