Universitas Muhammadiyah Malang saat ini menyediakan program Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa (PMM). PMM ini merupakan kegiatan pengabdian yang bersifat intrakurikuler yang dilakukan oleh mahasiwa dikawasan binaan LPM. Kelompok 88 periode 4 adalah salah satu Kelompok yang mengikuti program ini, kelompok 88 ini memiliki program kerja salah satunya yaitu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat desa tepatnya di desa Botoputih-Trenggalek Jawa Timur. Edukasi tersebut dilakukan melalui pemasangan poster dan banner yang di pasang di beberapa tempat di lingkungan Desa.
Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) ini merupakan pengganti dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler akibat dampak dari pandemi Covid-19 saat ini. Kegiatan PMM ini dilaksanakan sekitar 30 hari atau satu bulan. Poster edukasi Covid-19 di pasang di beberapa tempat strategis yang bisa di lihat oleh masyarakat di sekitar desa Botoputih seperti di balaidesa, pos kamling dan juga di pertigaan jalan.
Poster dan banner yang dipasang berisi edukasi atau ajakan menggunakan masker kepada masyarakat desa. Selain itu juga berisi tentang langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Diharapkan setelah pemasangan banner tersebut kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Edukasi ini dilakukan sejak tanggal 9 agustus 2020 lalu.
“Edukasi mengenai protokol kesehatan menurut saya sangat dubutuhkan di desa ini, mengingat masih banyaknya masyarakat desa yang belum memahami dan juga belum menerapkan protokol kesehatan. Harapan kedepannya semoga setelah pemasangan banner ini masyarakat desa semakin paham dan menerapkannya,” jelas Nikmah sebagai koordinator kelompok 88.
Tag
Artikel Terkait
-
KKN 56 UMM Ciptakan Media Tanam Hidroponik untuk Lumbung Pangan Desa
-
Rentan COVID-19, Mahasiswa UMM Lakukan Edukasi kepada Lansia
-
Mahasiswa UMM Lakukan Penyuluhan Keliling di Pasar Sejumput Pengambangan
-
Inovasi Baru, Mahasiswa UMM Ajarkan Membuat Cemilan Sehat Ubi Jalar
-
Pembuatan Poster Covid-19 Guna Edukasi Kepada Masyarakat Dari Mahasiswa UMM
News
-
Viral! Toko Roti di Thailand Jual Croissant 'Berambut', Warganet Jijik Sekaligus Penasaran
-
Bukan Sekadar Bola, Konflik Mbappe vs Senator Paraguay Berpotensi Jadi Masalah Diplomatik!
-
Masa Depan Pariwisata Yogyakarta: Menjaga Budaya di Tengah Arus Global
-
"Diutus" Presiden: Mengapa Ucapan Ketua MPR Ahmad Muzani Picu Kontroversi Konstitusi?
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
Terkini
-
Tas Ajaib Ema
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi
-
Perempuan Pembawa Sial: Sajian Teror Psikologis Tanpa Jumpscare Berlebih